June 06, 2020

OVERLORD Bahasa Indonesia Volume 14 Chapter 4 - Part 11

Translator: Sai Kuze

Chapter 4 - Perangkap Yang Dipersiapkan Dengan Baik


OVERLORD Bahasa Indonesia Volume 14 Chapter 4 - Part 11


      "Kalau begitu saya mohon undur diri, woof."


        Dia mendengar suara asing di sisinya diikuti oleh suara pintu yang tertutup. Itu membangunkannya, seperti sebuah pemicu yang telah diaktifkan.

        Seharusnya terjadi sesuatu, tetapi semuanya terasa seperti memudar. Dia merasakan sesuatu yang serupa dengan perasaan melupakan mimpi di pagi hari.

Climb merasakan otot-otot dan tulang-tulangnya meleleh karena dia tidak bisa mengumpulkan kekuatannya sedikitpun. Bahkan tindakan sederhana seperti memutar leher pun sangatlah sulit.



        Dia mencoba yang terbaik untuk mengamati sekitarnya.

        Ruangan paling mewah yang pernah dilihat Climb sejauh ini dalam hidupnya yaitu ruangan Renner, tetapi dalam hal kemewahan, ruangan ini melampaui miliknya. Dia memiliki semacam kenangan fotografi, namun dirinya tidak mengingat pernah melihat ruangan ini di istana.

        Apa yang terjadi padanya?

        Kenapa... apakah dia masih hidup?

        Juga - apa yang terjadi pada tuannya?

        Meskipun dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya dengan benar, dirinya bisa merasakan kehadiran orang lain di ruangan itu.


       "Aaaa..."


        Dia mencoba memanggil mereka, tetapi suara yang keluar dari mulutnya tak bisa disebut sebagai sebuah ucapan. Namun, seseorang di ruangan itu memahaminya saat sosok itu bergegas mendekatinya.


       "Climb! Sudah bangun!"


        Dia masih tidak bisa menyuarakan tanggapannya, seperti yang sudah di duga. Seluruh tubuhnya tanpa kekuatan, sehingga pita suaranya tidak bisa bergerak. Namun itu bukan alasan mengapa dia tidak bisa berbicara, hal itu dikarenakan campuran emosi yang memenuhi pikirannya.

        Matanya berlinang air mata.

        Itu benar, ini semua mimpi buruk.

        Kingdom diserang Sorcerous Kingdom dan sosok Renner yang terpaksa membulatkan tekadnya untuk mati, semuanya hanyalah mimpi buruk.


       "Aaa, saa..."

        "Uhmm, ya. Aku Renner. Climb."


        Senyum yang sama seperti biasanya.

    Tidak, Renner hanya terlihat dari ujung penglihatannya saja, namun dia masih bisa mengatakannya dengan jelas, ini berbeda dari senyumnya yang biasanya.

        Apa sesuatu telah terjadi?

        Climb menggerakkan matanya dan mendapati sesuatu yang aneh di punggung Renner.

        Sayap hitam.

        Seperti kelelawar.

        Sayap itu mengepak beberapa kali, membuat suara"pak pak" saat sosoknya berjalan mendekat.

     Bahkan jika sayap itu buatan manusia, itu terlalu realistis. Bagaimanapun, Climb harus berhenti menyangkal untuk menghibur dirinya sendiri.

        Mungkin karena Renner menyadari sumber kebingungannya. Ekspresinya berubah menjadi datar.


        "Mengenai ini... Aku telah diubah menggunakan kemampuan Sorcerer King. Aku bukan lagi manusia - malainkan iblis."


        Mata Climb membelalak.


       "Saaaaaa..."

       "Benar-benar sebuah tragedi, karena hanya dirikulah yang satu-satunya selamat."


        Dia ingin memberitahunya apa yang dikatakan Renner itu tidak benar, tetapi dirinya tidak bisa mengumpulkan kekuatan untuk mengucapkannya. Dia hanya bisa mengerang dengan suara "aa—" dan "oo—".

        Tetesan air mata mulai berjatuhan.

        Renner dengan lembut menyeka air matanya.

        Climb gemetar penuh emosi ketika dia mengerang. Tidak peduli seberapa banyak penampilan Renner telah berubah, di dalamnya masihlah seorang Renner.


       "Jadi... pasti kau penasaran kenapa masih bisa hidup kan? Sebelum aku menjawab pertanyaan itu... Climb... apakah kau bersedia mendengarkan permintaan egoisku? Aku telah berubah menjadi iblis, maka aku akan tetap berada di dunia ini untuk selamanya. Hidup sendirian merupakan suatu hal yang sangat menyakitkan untuk dijalani."


        Renner memandang ke arahnya.


       "Climb, apakah kau juga mau berubah menjadi iblis?"


        Dia tidak ragu, dirinya sudah memutuskannya sejak lama untuk memberikan segalanya pada Renner. Climb berjuang melawan tubuhnya yang tidak bisa digerakkan untuk menganggukkan kepalanya.


       "Terima kasih ... maka izinkan aku untuk menjawab pertanyaanmu. Kebenarannya adalah, aku sudah bersumpah setia kepada Yang Mulia Sorcerer King. Itulah biaya kebangkitanmu."


        Climb membelalakkan matanya sekali lagi.


        "Jangan biarkan itu membebani hatimu. Aku yakin ini bukanlah pertukaran yang buruk. Lagipula, aku tidak akan harus hidup sendirian... Climb, apakah kau juga bersedia bersumpah setia kepada Yang Mulia Sorcerer King?"

       "Ya."


        Sementara dia masih agak bingung, jika Renner bersedia bersumpah setia pada Sorcerer King, dia juga harus memilih untuk bersumpah setia. Tidak, lebih akurat jika dikatakan, ini merupakan satu-satunya pilihan yang dimilikinya.


       "Terima kasih, Climb. Setelah kau bersumpah setia kepada Yang Mulia Sorcerer King, dia pasti akan memberikan beberapa tugas untuk menguji kesetiaanmu. Mungkin akan menyakitkan bagimu, dan itu membuatku sedih..."

        "Itu, tidak akan, menjadi, masalah."

       "... terima kasih... Climb, hanya itu yang harus kukatakan untuk saat ini. Istirahatlah, aku akan terus menjagamu."


        Dia mempertahankan senyumnya dan menghilang dari pandangan Climb. Dari arah ke mana Renner pergi, dia bisa mendengar suara pintu yang terbuka diikuti dengan suara pintu tertutup.

        Tubuh Climb perlahan relax.

        Segera setelah itu, keinginannya untuk tidur menguasainya.

        Climb, yang wajahnya dipenuhi air mata, kehilangan kesadarannya seolah-olah dia baru saja tenggelam ke dalam lumpur. Emosi di balik air mata itu terlalu rumit untuk dijelaskan. Bahkan Climb sendiri tidak tahu mengapa dirinya menangis.



----



        Renner meninggalkan ruangan dan berjalan menuju ruangan disebelahnya. Setelah melihat dengan jelas melihat seseorang yang menduduki sofa, dia berlutut dengan terburu-buru.


       "Albedo-sama," Renner membungkuk dalam-dalam, "Saya tidak bisa berterima kasih kepada master kita tepat waktu, saya sangat menyesali itu. Mempersiapkan racun dan sandiwara di ruang singgasana, bahkan hingga merepotkan Yang Mulia Sorcerer King untuk secara pribadi membantu disana, saya sangat berterima kasih untuk itu."

       "Fufu. Sudah cukup. Tidak perlu mengkhawatirkan mengenai hal-hal ini. {Jika} itu untuk individu yang luar biasa, hal sepele seperti itu sepadan dengan waktu yang dibutuhkan."

       "Terima kasih banyak, Albedo-sama."


        Bagian 'jika' dari kalimat itu agak lebih ditekankan daripada yang lain, menyebabkan Renner bergidik ngeri. Dia tidak tahu apakah sosok itu bahkan menyadarinya dalam aspek ini. Albedo tidak melanjutkan perkataannya, tetapi dia merasakan tatapannya di belakang kepalanya.


       "... Fufu. Tidak perlu setegang itu berada di dekatku. Demiurge dan aku memahami sepenuhnya kemampuanmu yang sudah kau tunjukkan untuk mengurus Kingdom."


        Saat itu, sejak dia bertemu dengan iblis Demiurge hingga kehancuran Kingdom, sekitar 90% dari rencana telah disarankan oleh Renner sendiri. Dia sudah dengan ahli memanipulasi semua pihak dengan memanfaatkan kesombongan mereka. Satu-satunya hal yang dia waspadai, yaitu ketika rencananya telah berubah menjadi pembantaian hampir seluruh penduduk Kingdom. Dia khawatir apakah dirinya akan dibuang atau tidak setelahnya. Selain itu, banyak hal berjalan sesuai dengan rencananya.


       "Kemampuan luar biasa seperti itu harus dimanfaatkan di Nazarick - di bawah perintahku."

       "Sesuati perkataan anda, Albedo-sama."

       "Ainz-sama sangat memujimu. Aku tidak akan membiarkanmu mengecewakannya."


        Tambahan, dia hanya bisa mendeteksi perbedaan kecil, tetapi nada Albedo agak berubah.

        Renner terus bertindak dengan patuh. Dalam situasi ini, ini mungkin pilihan paling cerdas yang bisa dia lakukan.


       "Hadiah untuk pengabdianmu dari mulai saat ini, hingga ribuan tahun kedepan, akan diberikan padamu sekarang juga."


        Suara sesuatu yang diletakkan di atas meja bisa terdengar.


        "Fallen Seed yang kuberikan padamu sebelumnya, ini merupakan salah satunya. Langkah selanjutnya yaitu mempersiapkan pengorbanan. Kau dapat memulainya setelah dia pulih. Sementara sihir bisa mempercepat pemulihan, berdasarkan spesifikasimu, kami tidak akan melakukan hal seperti itu."

        "Terima kasih banyak, Albedo-sama. Tolong sampaikan terima kasih saya juga kepada Yang Mulia Sorcerer King."

       "Renner. Akan aku tegaskan... jangan mengecewakanku. Ini tidak diberikan kepadamu karena kau memiliki nilai yang melekat sebagai sandera, tetapi sesuatu yang kau peroleh dari usahamu dan kepercayaan yang telah dibangun di antara kita. Apakah kau mengerti?"


        Setelah mendengar suaranya yang lembut namun dingin, Renner menundukkan kepalanya lebih rendah dari sebelumnya.


       "... Baik, Albedo-sama. Untuk membalas kedermawanan anda, bawahan anda ini, saya akan mempertahankan, tidak, saya akan berusaha untuk melayani anda lebih baik dari sebelumnya."


        Atasannya meninggalkan tawa lembut ketika dia berdiri dan pergi.

        Renner menundukkan kepalanya sampai dia mendengar suara pintu ditutup. Dia menghela napas lega. Dalam napasnya tercampur sensasi ketakutan yang masih tersisa.

        Dia telah mengatasi rintangan terakhir.

        Bagaimanapun juga, lawan bicaranya merupakan sosok iblis yang kejam, tidak akan aneh baginya untuk mengatakan semua ini dilakukan untuk meningkatkan harapannya lalu  menghancurkannya pada saat terakhir. Namun hal semacam itu tidak terjadi. Beban di pundaknya akhirnya terangkat, tetapi dia tidak bisa membiarkan dirinya meyakini jika posisinya saat ini benar-benar sudah aman dan terjamin.

        Baginya untuk mendapatkan kepercayaan mereka - tidaklah mungkin. Skenario kasus terbaik yaitu jika mereka mempercayai dirinya berharga sebagai pion, yang layak untuk digunakan. Itulah sebabnya Renner harus berkontribusi sebanyak yang dia bisa. Jika dia tidak bisa membuktikan dirinya layak menerima kebaikan mereka, semuanya akan mengarah pada hasil kebalikannya.

        Bagaimanapun juga, ini merupakan tempat tinggal dari monster-monster itu, mereka sangatlah mengetahui jika dirinya benar-benar tidak berdaya di sini tidak peduli seberapa keras dia berusaha. Namun, bahkan itu belum cukup bagi mereka.

        Untuk alasan itu, Renner harus mengungkapkan kelemahannya kepada mereka, semakin banyak semakin baik. Dia pada dasarnya menyerahkan ujung tali itu kepada mereka untuk memberi tahu mereka jika dirinya merupakan hewan peliharaan yang setia, dan mereka adalah tuannya. Dia harus menegaskan sejelas mungkin hubungan superior-inferior di antara mereka. Jika dia tidak melakukannya, mereka mungkin tidak akan repot-repot berpura-pura mempercayai dirinya.

        Itulah sebabnya mereka melakukan pertunjukan seperti itu di ruang tahta.

        Climb merupakan kelemahan terbesar Renner - untuk menunjukkan betapa pentingnya dia bagi Renner, Renner telah mengatakan sesuatu mengenai Climb pada interaksi pertamanya dengan Albedo - hanya ketika kebenaran ini disajikan di depan monster-monster ini, apakah dirinya akan berakhir sebagai budak.

        Nilai Climb sebagai sandera mereka harus ditegaskan, tetapi dia juga memiliki alasan terpisah untuk itu. Bagaimanapun, itu sudah terlihat jelas, tapi karena segalanya ternyata lebih baik dari yang dia harapkan, itu bukanlah masalah besar.

        Ada hal lain yang bahkan tidak bisa diramalkan oleh Renner.

        Dia tidak membayangkan Sorcerer King yang akan memerankan karakter itu sendiri.


        {Sungguh Supreme Being yang menakutkan.}


        Setiap kali Renner memikirkan sosok yang bernama Ainz Ooal Gown, dia tidak bisa menahan diri untuk tidak menggigil.

        Seharusnya sudah lebih dari cukup bagi Perdana Menteri Albedo untuk memerankan peran itu, tetapi tak disangka Sorcerer King sendiri yang memainkan peran badut itu. Ini pasti menyiratkan jika dirinya memiliki nilai yang cukup tinggi. "Bisa dikatakan, sang penguasa telah melakukan sejauh ini untuk mengikuti permainan bodohmu. Tentunya kau mengerti apa artinya itu kan?" mungkin itulah apa yang disiratkan Albedo melalui pernyataannya.

        Albedo pasti menentang keputusan itu.

        Jika seseorang yang dia kagumi harus menurut untuk memerankan sandiwara di atas panggung, itu akan membuatnya tidak senang juga. Bisa diartikan niat baiknya pada Renner, seseorang yang bertanggung jawab membuat sosok itu berada di atas panggung, mungkin sudah di ujung tanduk.


        {Jika Yang Mulia Sorcerer King sengaja melawan Albedo-sama untuk memerankan adegan itu, hal itu akan membuat segalanya menjadi lebih buruk bagiku. Bila mereka beranggapan bahkan untuk sepersekian detik saja diriku tidak lagi berguna, aku pasti akan dibuang...}


        Dia sudah merencanakan untuk hanya menunjukkan sebagian dari kemampuannya dan menyembunyikan kemampuan sejatinya, tetapi saat ini setelah Sorcerer King secara pribadi menemuinya untuk bekerja sama, dirinya sudah terpojok.


        {... Yang Mulia Sorcerer King mungkin sudah meramalkan semua ini. Sepertinya atasan yang luar biasa tidak selalu menjadi sesuatu yang baik bagi bawahan mereka.}


        Terlepas dari semua itu, Renner masih tersenyum.

        Mimpi kecil di masa lalunya. Entah bagaimana, mimpi itu saat ini tumbuh menakjubkan karena dia telah bertemu dengan mereka.

        Sungguh beruntung dirinya jika dia bisa mewujudkan mimpi seperti itu hanya dari pengkhianatan sederhana dan pengorbanan Kingdom kan?

        Dia ingin menari.

        Dia ingin bernyanyi.

        Kegembiraan di hatinya meluap-luap.

        Dia benar-benar, sangat gembira. Otaknya terasa seakan bisa pecah kapanpun karena semua kebahagiaan ini.

        Iblis itu abadi. Terkurung di sini berarti dia baru saja menemukan tempat berlindung di tempat teraman di dunia ini.

        Karena itu yang terjadi - Renner melihat ke arah pintu di belakangnya. Bukan, ke arah pemuda yang tertidur di atas ranjang di dalamnya.


       "Climb. Akan selalu disini bersamaku untuk selamanya ~ Ayo bertukar 'waktu pertama' kita hari ini."
(TLer: Keperjakaan & Keperawanan)


        Renner hampir meleleh saat mengatakannya.


       "Atau haruskah aku lebih menghargainya - dan berhenti melakukannya hari ini? Ini merupakan pertama kalinya bagiku mengalami dilema seperti itu - aaaah, sungguh bahagia."



----------------------


Mini-FAQ Hitori-san : 
T: Udah nyampe mana?
J: Halaman 542/568


Jika ada kalimat/kata/idiom yang salah di terjemah atau kurang enak dibaca, beritahu kami di kolom komentar, dilarang copas dalam bentuk apapun macam-macam kuhajar kau.


PREVIOUS | INDEX | NEXT

Baca doank, komen kaga !!!
Ampas sekali kalian ini



Peringatan: Novel ini versi bajakan !!! Author ngambek, auto delete!! Belilah Novel aslinya jika sudah tersedia!!

177 comments:

  1. Mungkin begini maksudnya, saat Albedo ngelihat Ainz bermain badut sama Climb dia akhirnya jadi sangat kesel ke Renner mangkanya dia ngomong gitu menyiratkan kalo meskipun Renner ikut pihak mereka tapi masih belum dapat kepercayaan dari mereka.

    ReplyDelete
  2. lol,, bahkan renner menganggap ainz itu genius... hoki terus si ainz di dunia baru,, mantap LN Overloard...!!!

    ReplyDelete
  3. Ditunggu adegan mantap-mantapnya renner wkwkwkwk

    ReplyDelete
  4. Mungkin maksudnya supreme being harusnya tinggal santai merintah albedo dan semuanya bakal lancar. Tpi klo bos udah turun tangan sndiri artinnya ada yg ga bener ama rencana anak buahnya. Si rener yg nyembunyiin kemampuannya di awal langsung takut karna dia ngira ainz udah tau klo renner nyembunyiin sesuatu.
    Pdahal kita semua tau si ainz-sama cuma asal dateng pasti ga mikir apa-apa wkwk

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. This content has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. Oia saya kasi tau ya alasan ainz langsung turun tangan lawan si climb itu gara2 si climb megang pedang nya gazef makanya ainz langsung berdiri dari kursi dan berduel gara2 dia Masi penasaran dengan pedangnya si gazef, dan ngakak nya di cerita ini si Renner malah menganggap ainz mengetahui ada yang Renner sembunyi kan dan Renner meresa takut, kan ngakak 🤣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan gitu cuk, rener merasa aman dri galaknya atasannya Albedo krna mngira Ains menganggap dia berharga krn supreme being lngsung turun tangan.

      Delete
    2. Sebenernya kemampuan si renner apa ya, katanya dia masih mnyembunyikan kemampuannya

      Delete
    3. Iya sebenarnya ainz pengen ber experiment bisa gak pedang yang di pake climb buat ngehancurin world cllas item nya ainz yang ada di perut berwarna merah

      Delete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  10. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  14. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  15. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  16. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  17. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  18. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  19. Jierrrr, Rener trnyata sangean

    ReplyDelete
  20. Ainz emang jenius secara ga sadar,kejeniusannya udah level galaxy

    ReplyDelete
  21. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  22. Orang yg terlalu jenius malah jadi lebih bodoh dari orang yg gak mikir

    ReplyDelete
    Replies
    1. jdi ngerti sekarang mksud dri Demirugue, "Terkadang lebih mudah menebak jalan pikirnya orang jenius dari pada orang bodoh" 😂😂😂

      Delete
    2. salah satu alasan kenapa indipidu terpintar nazarick gabisa nebak jalan pikiran ainz kekekek

      Delete
  23. Renner nasibnya udah kayak jircniv, salah sangka ama ainz,, momonga jdi orang paling beruntung di new world kyaknya

    ReplyDelete
  24. Renner ama climb bakal masuk di kucingpoi nih bentar lgi wkwk,, siap nunggu rilisnya...

    ReplyDelete
  25. Tuh gw komen min, tp yg masi gw bingung racunnya buat siapa? raja kah, kalo iya brarti blom mati, aaahhh manding gw nunggu updatean lg dah biar paham

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo racun kayanya buat ramposa. Setelah itu ditusuk pedang oleh rener

      Delete
  26. Mungkin maksudnya idiom itu kayak ibarat diatas kasur kita udah tidur di atas selimut nyaman, namun kita bisa saja nanti tiba2 terkena hawa dingin atau digigit nyamuk karena kita masih tidur diatas selimut, baru kalau selimut sudah bisa kita pakai menutup seluruh tubuh maka semua kekhawatiran tadi akan hilang, idiom perumpamaan masih dipermukaan selimut kayak seperti itu mungkin maksudnya min

    ReplyDelete
  27. Yang asli tuh ini
    "That is to say, the sovereign of a nation had gone out of his way to cooperate with your boring play. Surely you understand what that means?"

    Cuma, bagi w artinya mendekati "Bisa dikatakan, kedamaian yang kau dapatkan saat ini hanyalah sebatas di permukaan selimut saja. Tentunya kau mengerti apa artinya itu kan?"

    Nah kalo kurang cocok ama inggrisnya, coba jelaskan dikomentar sini

    ReplyDelete
    Replies
    1. sovereign itu raja/pimpinan min, pendapat ane sh artinya "pimpinan suatu bangsa telah rela melakukannya sejauh ini demi permainan bodohmu"

      Delete
  28. Nama Nya Juga Peliharaan Dan Majikan
    Pasti Mirip Lah wkwkwk

    ReplyDelete
  29. Wah si renner sengean ternyata, enak amat si anjing

    ReplyDelete
  30. "Dengan kata lain, penguasa suatu negara telah menyempatkan dirinya untuk bekerja sama dengan permainan membosankanmu. Tentunya kau mengerti apa artinya itu?"

    Mungkin itu bukan idiom, tapi lebih ke arti aslinya. Soalnya itu pesan tersiratnya Albedo untuk Renner, kalau dia nggak senang karena Ainz-sama tercintanya harus sampai direpotin sama makhluk rendahan kayak Renner.

    ReplyDelete
  31. GASSSS POLLLL
    KU DUKUNG DENGAN DOA😁😁😁

    ReplyDelete
  32. tak ada niatan untuk membangkang dek rennernya. takut digeprek

    anjay... sedih karna vol.14 bkal berakhir.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang ada niat buat mengangkang mas,

      Delete
  33. Siaaaap satu chapter lagi

    ReplyDelete
  34. Nah bntar lgi part trakhir nih, terobos min 👍👍👍

    ReplyDelete
  35. Semangat min.. makasih udh ditransletin..
    Sasuga admin

    ReplyDelete
  36. Di sini yg hebat tu admin nya karena mau ngTL,hehehe
    Sasuga Admin ~samaa

    ReplyDelete
  37. Coy baca manga world conectiom dah di komikcast.com atau web lain anjir ada ainz sama jon.... Lawan tokoh utama anime/manga lain(no clickbait)

    ReplyDelete
  38. Thx min mantap lanjutkan

    ReplyDelete
  39. kuy lah ikutan wkwkwkwk.MANTAPLAH YANG SEMANGAT UPNYA

    ReplyDelete
  40. Semua kesalahpahaman terhadap Ainz dari orang2 pintar ini membuatku merinding xD

    ReplyDelete
  41. Akhirnya Murid ketemu Guru (Climb ama Sebas)

    ReplyDelete
  42. Aku juga mau jadi iblis asal bisa Eue ama Renner tapi bohong

    ReplyDelete
  43. Aggggghhh.... Renner berubah jadi gothic imp sangean, subarashiii!!

    ReplyDelete
  44. Gw gak sabar liat ekspresinya Climb waktu ketemu Sebas & tau identitasnya momon, wkwkwkw

    ReplyDelete
  45. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  46. Bener2 ga disangka... Permainan di kingdom berakhir dgn wanita... Sama dgn dragonic.. Holy kingdom... Selanjutnya slane teoracy ada yg terkuat wanita juga... Inikah clue overlord volume berikutnya... Thanks min dari awal prolog mpe epilog'y makasih dah translation vol ini... Ditunggu tahun depan...

    ReplyDelete
  47. Si anjing hoki kalli hidupnya , padahal cuman kangcol yg dapet bidadari

    ReplyDelete
  48. Tinggal nunggu philip sama epilog doang nih, abis itu lanjutannya tahun depan :(

    ReplyDelete
  49. Hhhmmmm akankah Renner akan di nobatkan sebagai bucin yandere ter sadis d jagat anime??

    ReplyDelete
  50. [Renner] Nih anak kecil² cerdas dah gitu ahli konspirasi lagi cmn sayang sangean mulu. Mkn efek kebanyakan baca LN horor kali ye

    ReplyDelete
  51. Sungguh overpower keberuntungan ainz sama🤣🤣🤣🤣🤣

    ReplyDelete
  52. wokwokwok harusnya ada scene euenya #teameue

    ReplyDelete
  53. Awal part selanjutnya..

    Dia membuka matanya.
    Dia merasa tubuhnya segar, belum pernah dia merasa segar sepeti ini dalam hidupnya.
    Dia merasa ada sesuatu yg hangat dan empuk menerjang tanganya....

    Lanjutin sesuai imajinasimu.

    ReplyDelete
  54. min request bikin page buat ilustrasi vol.14!!!

    ReplyDelete
  55. -_-


    Oke mantab min .. Semangat .. Yaa

    :) ����

    ReplyDelete
  56. Sasuga ainz-sama... ledle ledle ledle...

    ReplyDelete
  57. saikoo!! mantap2 ,sad dah mau hbs aj :' .. sad jga blom ad rejeki beli original nya
    ngulang2 nnton anime nya jga ngga bosen2 ..

    ReplyDelete
  58. bukannya si renner dapet item dari albedo yang bisa di pake bikin orang jadi undead? mungkin si climb di jadiin undead sama si renner pake item itu, trus disiksa deh sama renner

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dan bukan.

      Item yg dikasih albedo tuh kotak yg isinya Fallen Seed, untuk ngubah race jd demon/devil. Bukan jd undead.

      Book of the dead yg dikasihin ke fluder itu yg bisa ngerubah race jd undead elder lich.

      Kalo mau berubah race jd angel pake heaven feather.

      Vol 4 kalo gx salah

      Delete
    2. Bukan sok tau bujang emang udah dari author nya yang bilang

      Delete
  59. Banyak yg GK suka climb ya di sini wkwkwkwkwk

    ReplyDelete
  60. ngancurin kerajaan gara² nyerang kereta gandum memanglah epic.

    tapi pernah gak sih lo ngorbanin satu kerajaan cuma gara² pengen ngentot doang :v

    ReplyDelete
  61. Terimakasih kak buat TLnya, aku suka

    ReplyDelete
  62. Wow sungguh nggak sabar ama next nya

    ReplyDelete
  63. "...pengkhianatan SEDERHANA dan pengorbanan Kingdom?" kayak gitu dibilang SEDERHANA? terus yang luar biasa kayak apa ya?

    ReplyDelete
  64. Thanks so much, min..
    What a great job 😁

    ReplyDelete
  65. Jalan ke kastil kaido di mana yak?

    ReplyDelete
  66. Lol, nunggu povnya ainz. Selalu ngakak sama ainz yg dikira genius tp sebenernya ga sengaja

    ReplyDelete
  67. thank you admin. mantaapppp. sasuga admin sama

    ReplyDelete
  68. Lama bet next nya, admin ga niat ajg

    ReplyDelete
  69. terima kasih min,
    sasuga ainz sama

    ReplyDelete
  70. Pensiun tah adminnya? ?? Udh gantung keyboard nih admin

    ReplyDelete
  71. Di tunggu min , ga apload, gua samperin ke rumah lu

    ReplyDelete
  72. Mantap mengkhianati satu negara dan hampir semuanya terbunuh hanya demi ngewe sasuga Renner sama

    ReplyDelete
  73. Thanks admin yg udah bersusah payah translate..

    ReplyDelete
  74. Selamat climb, lu gk perlu menghibur diri lagi, udh ada yg ngehibur lu sekarang

    ReplyDelete
  75. Apa yg lu lakuin saat lu dicintai oleh YANDERE, tapi CANTIIIIK BANGET


    Gw sih mending nerima aja, lagian dah terjamin gk bakalan ada NTR wkwk V:

    ReplyDelete
  76. Renner - Phsycopat berwajah malaikat :v
    Anjayy

    ReplyDelete
  77. Yandere horny lebih berbahaya dari anjing rabies wkwkwk

    ReplyDelete
  78. Min vol.14 chapter4 page12 ko not vound/blum update?

    ReplyDelete


EmoticonEmoticon