April 20, 2021

OVERLORD Bahasa Indonesia Volume 15 Prolog

 Translator: Sai Kuze


Prolog - Situasi Saat Ini dari Berbagai Orang


OVERLORD Bahasa Indonesia Volume 15 Prolog



     Suatu tempat di Kekaisaran 


"Saya sangat menyesal, tetapi mohon menunggu sebentar di sini. Yang Mulia saat ini sedang berdiskusi." 


Dia diberitahu demikian oleh sekretaris yang berjaga di depan pintu ruangan kerja Kaisar, diapit oleh beberapa anggota Imperial Guard.

Dia merupakan salah satu dari Empat Ksatria Kekaisaran, yang dikenal sebagai"Fierce Gale", Nimble Arc Dale Anoch. 

Sebagai tangan kanan seseorang yang memegang otoritas absolut di Kekaisaran, Kaisar Jircniv Rune Farlord El Nix, dia adalah salah satu dari sedikit orang-orang yang diizinkan memasuki ruangan kerja ini. Untuk seorang sekretaris menghentikan seseorang seperti Nimble tanpa berkonsultasi dengan Kaisar pasti menyiratkan jika di dalam ruangan kerja itu terdapat seorang tamu yang sangat penting. 


{Jadi siapakah tamu ini?} 

{Mungkin, mungkinkah itu utusan dari Sorcerous Kingdom— itu tak mungkin.} 


Jika mereka merupakan utusan dari Sorcerous Kingdom, Nimble pun akan diminta untuk menghadiri pertemuan itu. Bahkan jika Sorcerous Kingdom melarang kehadiran Nimble, dia setidaknya telah menerima informasi bila seorang utusan ada di sini, namun dia tidak mendapatkannya.


{Kalau begitu, mungkinkah selir favoritnya— itu tidak mungkin.} 


Selir itu tak mempunyai kapasitas membujuk Kaisar untuk melarang Nimble memasuki ruang kerjanya. Lagipula, Jircniv merupakan tipe pria yang menomor satukan tugasnya sebagai Kaisar daripada rayuan seorang wanita. 

Jadi, siapa sebenarnya yang memasuki ruangan ini sebelum Nimble? 

Sebenarnya, Nimble sudah bisa menebak identitas orang ini. Prediksinya seharusnya tidak salah, karena hal seperti ini sudah terjadi berkali-kali. 

Orang yang ada di sana adalah: satu-satunya teman Bloody Emperor. 

King Quagoas, Pe Riyuro. Itu pasti beliau.

Kaisar tidak akan mengizinkan siapa pun untuk mengganggu pertemuan mereka. Seharusnya, itu adalah saat-saat di mana hati Kaisar akan tenang. Teman beliau pernah bertanya,"... jadi apakah dia tidak pernah mendapatkan ketenangan ketika dirinya bersama istri dan anaknya?" Yah, teman beliau ini pasti mampu membangkitkan emosi dari Kaisar yang berbeda dalam banyak hal. 

Sesaat pandangan Nimble tertuju pada gulungan perkamen di tangannya. 

Ini adalah dokumen yang sangat penting, yang ingin dia kirimkan kepada Kaisar secepat mungkin, tetapi karena Nimble memiliki simpati yang dalam untuk bawahannya, hatinya bergetar sebentar sebelum dia mengangguk. 


"—Aku mengerti. Kalau begitu aku akan menunggu di sini."

"Terimakasih. Jika anda tidak keberatan, silakan menggunakan ruangan terdekat. Saya akan memanggil anda segera setelah Kaisar selesai berdiskusi." 


Nimble berterimakasih padanya dan memasuki ruangan di sebelah kantor Jircniv, ruang tunggu yang disediakan untuk tamu terhormat. Ia berpikir jika dia sebaiknya mengetuk dulu, mengingat mungkin ada seseorang di dalam yang datang sebelum dirinya.

Dari dalam ruangan terdengar"oh" lembut sebagai tanggapan - suara pria yang dia harapkan ada di sini. 

Nimble membuka pintu ruangan. Terduduk di sofa di  ruangan mewah ini yaitu seorang pria dengan armor, yang memalingkan wajahnya ke arahnya. 

Rekan Nimble, salah satu dari Empat Ksatria Kekaisaran, yang dikenal sebagai"Lightning Bolt", Baziwood Peshmel.

Dalam keadaan normal, baik Nimble ataupun Baziwood akan selalu berjaga di ruangan yang sama dengan Kaisar, tidak meninggalkan sisinya kecuali beliau hendak memanjakan haremnya. Namun demikian, justru karena Kaisar sama sekali tidak menginginkan interupsi selama pertemuan dengan Pe Riyuro, keduanya diinstruksikan untuk menunggu di ruangan ini. 


"Yo, Nimble. Sepertinya kau sedang bersemangat sejak kemarin." 

"Lama tidak bertemu... yah, belum terlalu lama. Meski begitu, lama tidak bertemu, Baziwood-..."


Belum lama ini, Nimble memanggilnya dengan sebutan kehormatan, tetapi dia diberi tahu,"kita sudah menjadi teman untuk waktu yang begitu lama, jadi tolong, tak perlu menggunakan gelar kehormatan." Karena dirinya mengatakan sampai sejauh itu, Nimble mengikutinya. Namun, dia tidak pernah bisa terbiasa dengan itu. Kata-katanya terasa canggung saat keluar dari mulutnya. 

Seringai lebar merekah di wajah Baziwood. Mungkin dia menganggap kecanggungan ini merupakan suatu hal yang menghibur. 


"Nah, jangan hanya berdiri di sana. Duduklah, leherku lelah karena harus menengadah ke atas untuk berbicara denganmu." 

"Baiklah kalau begitu." 


Nimble duduk di seberang Baziwood, di atas sofa yang serupa. 


"Itu tak masalah. Dia pernah ke sini sebelumnya jadi jika tidak ada yang luar biasa, diskusi mereka akan segera berakhir. Kau tidak perlu menunggu lama."

"Begitukah? Itu bagus. Gulungan perkamen ini harus diberikan kepada beliau secepat mungkin." 

"Hoh? Jadi, dari mana asalnya dan siapa yang mengirimnya?" 


Nimble mengungkapkan segel lilin pada dokumen itu kepada Baziwood. 

Itu adalah cap nasional. 

Ekspresi Baziwood berubah suram dan masam. 


"—Oy oy, ini dari sarang monster itu." 


Benar, dokumen itu memiliki segel nasional dari Sorcerous Kingdom of Ainz Ooal Gown. 

"Aku dengar itu dari Perdana Menteri Albedo, tetapi sifatnya tidak mendesak, hanya beberapa pemberitahuan dan semacamnya."


"Begitu… Jika itu hanya pemberitahuan maka sebenarnya tidak perlu mengganggu diskusi mereka untuk menyampaikannya. Yah, jika itu darurat kita tidak punya pilihan selain menerobos pintu untuk menyampaikannya… tetapi…" Ekspresi mengerikan Baziwood berubah menjadi lebih buruk. "... pemberitahuan seperti apa yang ada di balik perkamen itu?" 

"Itu… sesuatu yang juga ingin aku ketahui secepatnya… utusan itu adalah undead seperti biasanya sehingga seseorang yang menerima dokumen tidak bisa mengatakan apapun dari ekspresi mereka." 

"Hmmm, saat suasana hati Yang Mulia membaik, ini pasti akan menurunkan semangatnya… dampak mental semacam itu… mungkin membuatnya lebih rentan terhadap amarah. Dia bahkan mungkin membencimu karena memberikan sesuatu yang sangat buruk." 


Baziwood memiliki senyum menjengkelkan di wajahnya, yang ditanggapi oleh Nimble.


"Tidak, Yang Mulia bukanlah tipe orang yang akan melakukan itu. Sejujurnya, aku pribadi ingin dokumen terkutuk ini segera lepas dari tanganku, namun aku masih membiarkan Yang Mulia menikmati sebanyak mungkin saat-saat kebahagiaannya yang singkat. Aku merasa beliau akan berterima kasih padaku untuk itu." 


Keduanya saling memandang dan tertawa. 

Sesuatu yang perlu diperhatikan yaitu semua surat dari Sorcerous Kingdom telah diselidiki sebelumnya. Karena tidak ada jejak sihir sedikitpun, mereka seharusnya tidak memberikan malapetaka kepada mereka yang menyentuhnya... mungkin. Ada sekelompok orang, termasuk Nimble, yang selalu waspada terhadap sihir yang aneh dan tidak diketahui pada surat-surat itu, terutama mengingat betapa jauh lebih canggihnya sihir Sorcerous Kingdom dibandingkan dengan Empire.


"Yah, kita harus segera mengetahui jawabannya. Katakanlah, pasti melelahkan untuk menjalankan semua tugas ini. Beri aku jawaban langsung, apa kau yakin kita kekurangan tangan?" 

"Memang benar, seperti yang kau katakan. Keadaan ini seperti membuat seseorang menginginkan liburan yang panjang." 


Situasi saat ini menentukan bahwa setidaknya salah satu dari keduanya harus selalu menemani Jircniv demi keselamatannya. Pada malam hari ketika tidak ada pilihan lain, tugas mereka akan dialihkan ke Imperial Guard untuk memungkinkan keduanya tidur. Meski begitu, mereka harus tidur di dekat istana. Jika mereka memulai perjalanan jauh, mereka pasti harus mengkhawatirkan kekurangan staf.


"Tetap saja, bukankah kita adalah Empat Ksatria Kekaisaran yang terhormat? Apakah masih Empat Ksatria Kekaisaran? Semoga saja, aku harap mereka cepat-cepat mengisi dua posisi yang kosong." 


Pada saat itu, Nimble teringat pada dua orang yang sudah tidak ada lagi. 


"... kurangnya orang yang memiliki talenta seperti kita dan mampu mempertahankan gelar itu merupakan masalah lebih besar yang kita dihadapi." 

"Terlalu banyak prajurit Kekaisaran yang pergi ke arena gladiator dan semacamnya. Berbicara tentang orang-orang kuat… Beberapa waktu lalu, aku melihat Palantynen di Ibukota Kekaisaran. Sepertinya dia mendapatkan peningkatan pesat melalui beberapa pelatihan yang menyiksa. Rasanya seolah-olah dia adalah monster yang kita tidak bisa lagi lawan apapun yang kita lakukan."

"Kullervo Palantynen ya? Aku belum melihatnya di arena." Nimble memiringkan kepalanya, "dia kuat. Dari apa yang aku dengar. Apakah dia sekuat kartu truf bangsa kita?" 


Ekspresi terkejut melintas di wajah Baziwood sebelum dia menyadari apa yang dimaksud Nimble dengan"kartu truf", di mana dia tertawa. 


"Entah bagaimana jika pertarungan itu akan berlangsung. Dengan keahlianku, sulit untuk mengatakan dengan tepat mana di antara mereka yang lebih kuat… Yah, aku rasa kau kurang lebih pasti benar." 

"Itu luar biasa!" 


Mereka telah dipinjami pasukan undead besar-besaran dari kerajaan menakutkan yaitu Sorcerous Kingdom of Ainz Ooal Gown. Jika pria ini dapat bertahan melawan bahkan satu anggota pasukan itu, tidak berlebihan untuk mengatakan bila dirinya berada di puncak kekuatan manusia.

Jika mereka menggunakan tentara undead dari Sorcerous Kingdom sebagai pengawal untuk Jircniv, Nimble dan Baziwood mungkin bisa pergi liburan panjang seperti yang mereka inginkan. Namun, mengandalkan tentara kekuatan asing untuk melindungi Jircniv merupakan rencana yang menakutkan. Semua hal dipertimbangkan, mereka tidak bisa membiarkan undead berjaga di ruangan kerja, karena siapa yang tahu jika Sorcerous Kingdom akan memberi mereka perintah untuk mengambil suatu tindakan. Oh, sungguh Nimble berharap mereka bisa memindahkan semua undead di dalam kota ke tempat yang jauh. 

Karena alasan itulah hampir tidak ada tentara undead di dalam Ibukota Kekaisaran. Tentu saja, beberapa dari mereka disimpan jika terjadi keadaan darurat.


"Tunggu, jika Palantynen sekuat ini, lalu seberapa kuat pendahulunya? Selain penimbun magic item, bukankah waria itu bangsawan? Apakah bangsawan tidak menjawab panggilan kita?" 

"'Waria' yang kau maksud merupakan putra ketiga Viscount Zesch? Kupikir dia masih harus berada di dalam Kekaisaran ..." 


Mereka tidak memiliki informasi lagi untuk dikerjakan. 

Tidak hanya jaringan intelijen Nimble di dalam kaum bangsawan yang terbatas, tetapi bahkan departemen spionase Kekaisaran juga tidak bisa mendapatkan lebih banyak informasi.

Departemen spionase tidak menyelidiki secara rinci keberadaan beberapa individu kuat di dalam Kekaisaran. Ini karena, di masa lalu, Kekaisaran tidak memiliki kemampuan untuk menghadapinya jika mereka telah menyinggung perasaannya dengan melakukan itu dan mengalami pembalasan. Kekuatannya bukanlah isapan jempol, mampu mempertahankan posisinya bahkan melawan kekuatan gabungan dari Empat Ksatria Kekaisaran. 

Jadi mengapa mereka tidak menyelidikinya setelah mereka meminjam kekuatan mengerikan yang merupakan pasukan undead dari Sorcerous Kingdom? Alasannya sederhana karena biayanya lebih besar daripada manfaatnya.

Jika dia muncul secara sukarela dan menyatakan bila dirinya ingin mengabdi pada Kekaisaran maka tentu saja dia akan disambut dengan tangan terbuka. Jika tidak, bahkan bila mereka menyelidikinya terlepas dari perasaannya tentang masalah tersebut dan memaksanya untuk melayani dengan menyalahgunakan otoritas mereka, itu tetap akan menjadi usaha yang sia-sia. Menggunakan metode kekerasan untuk meningkatkan pasukan mereka tidak diragukan lagi akan menimbulkan kecurigaan dari Sorcerous Kingdom, sebuah risiko yang tidak ingin mereka ambil. 

Tapi tentu saja ... 


{... melawan Sorcerous Kingdom itu, penambahan prajurit manusia lemah lainnya ke pasukan kita itupun tak masalah.} 


"Kenapa? Mengapa mereka tidak mau mengabdi pada Kekaisaran? Kenyataan bahkan seseorang sepertiku bisa mendapatkan pekerjaan ini menunjukkan jika Kekaisaran tidak terlalu peduli dengan dogma."

"Setiap orang berbeda kan? Lihatlah aku, aku memiliki keturunan bangsawan dan aku bangga dengan kenyataan diriku bisa melayani keluarga Kekaisaran." 

"Bagiku, itu karena aku menyadari bahwa cepat atau lambat aku akan bekerja keras sampai mati di dermaga terkutuk itu. Lalu istri pertamaku… tunggu, apakah dia istriku saat itu? Bagaimanapun, aku merasa seperti aku harus mendapatkan pekerjaan yang lebih stabil demi gadis-gadis itu... Aku hanya ingin memastikan pertumbuhan para pengacau kecilku, aku seorang ayah yang ingin memiliki kehidupan nyaman dan masih banyak yang harus dilakukan untuk mencapainya." 

"... Kau adalah suami dan ayah yang baik." 

"Aku tidak pernah tahu apakah diriku benar-benar melakukan sesuatu dengan benar," Baziwood mengangkat bahu,"menurut istriku, aku hampir tidak memenuhi standar mereka." 

"... Kau benar-benar suami yang baik, sekaligus ayah yang patut dicontoh."


Nimble telah mendengar jika Baziwood baru saja menikah dengan dua istri lagi. 

Wanita bangsawan yang prima dan pantas yang sayangnya menjadi korban pembersihan Jircniv, ditakdirkan untuk menjalani kehidupan pelacuran yang menyedihkan. Sebagai salah satu dari Empat Ksatria Kekaisaran, dia mengambil risiko yang cukup besar untuk menikahi wanita seperti itu, oleh karena itu mereka perlu memutuskan hubungan masa lalu mereka.

Ayah Nimble merupakan ayah yang baik juga, namun ada tipe manusia lain di dunia ini, yang sangat menyedihkan bagi mereka: orang tua yang hanya bisa digambarkan sebagai sub-manusia. Akan sangat tidak sopan membicarakan Baziwood dan orang-orang itu pada saat yang sama, tetapi dibandingkan dengan mereka, dia tidak dapat disangkal merupakan ayah dan suami yang baik. Tentu saja, Nimble tidak pernah mengamati Baziwood dalam lingkungan rumah tangganya sehingga dirinya tidak dapat membuat penilaian tentang itu, tetapi dia merasa dari kehadirannya bila dia setidaknya telah melakukan sebanyak yang dia bisa pada hal-hal yang paling penting sebagai orang tua. 


"Benarkah? Mendengar itu membuatku bahagia. Bagaimana denganmu? Ingin menjadi ayah dari seorang anak… tunggu, apakah kau masih belum menikah?" 

"Aku hanyalah anak kedua dari Baron..."

"... Oy oy, kau tahu bahkan orang-orang sepertiku banyak didekati untuk pernikahan bangsawan kan? Kupikir aku mengingat sesuatu mengenai dirimu yang menerima begitu banyak surat undangan sehingga kau bahkan tidak memiliki ruang tersisa di mejamu untuk menyimpannya lagi? Bukankah pada dasarnya kau memegang gelar Count?" 

"Ingatanmu cukup bagus." 

"Tentu saja aku mengingatnya, istriku sering membicarakan tentang teman-temanku. Ditambah, aku juga seorang Count. Jadi, beritahu aku mengapa, mengapa kau tidak mau menikah?" 


{Berhenti mencampuri urusanku}, pikir Nimble. 


"Aku sebenarnya agak takut pada wanita, itu semua disebabkan saudara perempuanku yang mengerikan. Berkat mereka, aku tidak bisa menjadi diriku sendiri di sekitar wanita."


Untuk semua yang dia katakan, dia harus menikah pada suatu saat. Sebagai seorang bangsawan, konsep menjaga garis keturunan seseorang merupakan hal terpenting menurut sistem pendidikan bangsawan, yang pada gilirannya mengebor konsep itu ke dalam pikiran Nimble sejak masa muda. 


"... Aku turut berbela sungkawa atas apa yamg kau alami. Tapi, aku tidak ingat kau pernah bertingkah aneh di dekat {dia}..." 


Baziwood menyipitkan mata. Nimble mungkin harus membereskan semuanya untuk mencegah kesalahpahaman. 


"Itu karena aku melihatnya sebagai rekan kerja, bukan sebagai wanita. Baziwood." 

"Ahhh gitu ya," Baziwood mengangguk dengan empati, "yeah yeah, itu masuk akal." 


Itu benar. Nimble bahkan tidak pernah memiliki sedikit pun perasaan romantis untuknya. Sebagai temannya, dia memang berharap dia menemukan kebahagiaannya sendiri. 


"Kemudian-"


Baziwood hendak mengatakan sesuatu yang lain sebelum dia dipotong oleh suara ketukan. Sebelum mereka sempat menjawab, pintu terbuka. Di sana berdiri sekretaris yang mengarahkan Nimble ke sini, alasan mengapa dia ada di sini sudah jelas. 


"Saya minta maaf telah menginterupsi, anda berdua dipersilahkan memasuki ruangan ini." 


Keduanya menanggapi dengan anggukan, kemudian berdiri untuk meninggalkan ruangan, dan memasuki ruangan kerja Kaisar. 

Mereka bisa melihat Jircniv sangat santai. Tidak ada tanda-tanda King Quagoa dimanapun, dia mungkin dibawa ke ruangan lain. Seperti biasa, dia akan menghabiskan beberapa hari di sini setiap kali beliau berkunjung. 


"Nimble, kau pasti sudah menunggu cukup lama." 

"Tidak sama sekali, Yang Mulia." 


Nimble dengan lembut menundukkan kepalanya untuk memberi hormat dan menyerahkan gulungan perkamen.


"Ini dari Sorcerous Kingdom, silahkan anda baca." 


Senyuman Jircniv membeku, diikuti dengan desahan lesu. 

Nimble sangat berempati dengan bawahannya, karena dia merasa seolah ada beban yang terangkat dari pundaknya hanya dengan menyerahkan dokumen itu. Di saat yang sama, Jircniv terlihat seperti sedang menangani item sihir yang mudah menguap. Dia mengambil gulungan itu dengan hati-hati dan meletakkannya dengan lembut di atas mejanya, pada saat itu dia menatapnya dengan hati-hati. 

Dalam kata-kata kasarnya yang sering diumpatkan, Nimble telah memahami perasaan Jircniv mengenai Sorcerous Kingdom.

Memang, Sorcerous Kingdom tidak pernah melukai Kekaisaran atau mengalami kerugian dari aliansi ini. Sederhananya, semua yang mereka terima dari Sorcerous Kingdom cukup bagus. Itulah tepatnya yang sangat menakutkan tentang bangsa itu. 

Seolah-olah mereka ditopang lebih tinggi dan lebih tinggi, bagaimana jika tujuan melakukannya adalah untuk memaksimalkan kerusakan ketika semuanya sudah dipastikan runtuh? Itu adalah ketakutan terdalam Jircniv. Hanya orang idiot yang akan mempercayai kerajaan yang diperintah oleh undead dan monster lainnya... kan? 

Mungkin dia akhirnya menemukan keberaniannya, saat Jircniv mengambil gulungan itu sekali lagi… namun sesaat kemudian keberanian itu segera menghilang. 

Dia tidak bisa membuka gulungan itu. 


"Maaf, bisakah kau melakukannya daripada—"

"-Wow?! Yang Mulia, apa itu?" 


Baziwood menatap item di atas meja. Di atas alas nila ada semacam kotak yang terbuat dari kaca. Setelah diperiksa lebih dekat, seseorang akan melihat sebuah cincin di dalamnya. 


"Sebuah cincin yang aku terima, tampaknya itu di tempa dengan sihir untuk menekan sakit perut." 


Jircniv baru saja pulih dari sakit perut kronisnya, namun sakit perutnya kembali menyala setelah menerima berita tentang akhir tragis Kingdom. 

Itu membuktikan kepadanya jika Ainz Ooal Gown bukanlah raja iblis undead yang bersahabat dan jujur, melainkan seseorang yang percaya bila dia bisa dengan santai mengambil nyawa sebanyak yang dia anggap perlu. Jika mereka tidak beruntung, apa yang menimpa Kingdom mungkin terulang kembali pada Empire. Ini merupakan sesuatu yang mereka semua sadari.       

Mereka memiliki firasat berdasarkan penceritaan kembali Pe Riyuro, namun mereka masih shock ketika mengetahui jumlah korban yang tak terbayangkan. 

Nimble mulai berulang kali mengalami mimpi buruk mengenai pembantaian yang dia saksikan setelah mendengar berita itu, jadi tidak sulit baginya untuk membayangkan berapa banyak serangan mental yang diterima pemimpin kekaisaran, Jircniv. 


"Jadi ada cincin dengan sihir khusus ini?!" 


Baziwood terkejut dan begitu pula Nimble. Mereka tidak pernah menganggap cincin perak di atas meja akan mengandung kekuatan seperti itu. Atau lebih tepatnya, mereka lebih terkejut dengan kenyataan bila benda itu memiliki kekuatan yang sedemikian spesifik. 


"Menggunakan Cincin Unicorn untuk menyembuhkan sakit perutku terlalu sia-sia. Cincin ini adalah hasil dari perburuan harta berharga di pasar."


Nimble memandang Jircniv dengan emosi campur aduk di matanya. Baziwood, meskipun dia tidak bisa melihat matanya dari sudut ini, mungkin memiliki pandangan yang sama. 


"... akankah Yang Mulia tidak membaca dengan teliti gulungan itu?" 


Perasaan mereka pasti sudah mencapai Jircniv. Mungkin untuk mengubah topik pembicaraan, atau mungkin apa yang mereka katakan membangkitkan kembali keberaniannya, dia membuka gulungan itu. Jircniv memindai gulungan dari atas ke bawah dan kemudian kembali ke atas. Setelah membacanya untuk kedua kalinya, Jircniv menghembuskan napas berat untuk menandakan bahwa dia sudah selesai. 

Tentu saja, sebagai Kaisar, Jircniv tidak memiliki kewajiban untuk mengungkapkan isi surat itu kepada bawahan seperti Nimble dan Baziwood, tapi sangat jarang baginya untuk tidak melakukannya.

Tugas Nimble secara resmi telah selesai jadi tidak apa-apa baginya untuk meninggalkan ruangan kerja saat ini. Namun, apakah tidak apa-apa baginya untuk pergi begitu saja? 


"Jadi, Yang Mulia, apa yang tertulis di perkamen itu? Jika itu bukan sesuatu yang harus kami ketahui, kami akan berhenti bertanya mengenai hal itu." 

"... Tidak, ini tidak terlalu besar. Apakah kalian berdua mengetahui Faceless One dari Holy Kingdom? Sepertinya karena mereka akan segera mengunjungi Sorcerous Kingdom, upacara penyambutan akan diadakan. Ini merupakan undangan suatu upacara, dicap dengan segel Sorcerer King." 


Mereka berdua berdesak-desakan untuk membaca gulungan yang telah diberikan kepada mereka dan memastikan jika memang itulah yang dikatakannya. 


"Saya mengerti. Kami tidak punya banyak waktu tersisa, jadi akan lebih baik untuk mempersiapkannya sesegera mungkin."


Setelah mendengar jawaban seperti itu dari Nimble, ekspresi Jircniv berubah menjadi jijik. 


"Jika aku mengatakan bila diriku tidak ingin menghadirinya, apakah kau bersedia hadir sebagai perwakilanku? Oooof! Perutku!" 

"... Umm, mari kita tunda godaannya untuk saat ini. Saya harus mengatakannya, Yang Mulia, apakah Anda merasa seperti Anda telah banyak berubah sejak Kekaisaran menjadi kerajaan pengikut Sorcerous Kingdom? Saya merasa seolah-olah Anda lebih termotivasi di masa lalu." 


Jircniv menunjukkan ekspresi jijik yang sama pada ucapan Baziwood. Dia pasti kurang lebih sadar diri akan fakta ini. 


"Aku khawatir aku harus merepotkan temanku yang telah melakukan perjalanan jauh dengan sesuatu yang menjengkelkan..." 


Jircniv menarik napas panjang beberapa kali, menyebabkan Nimble dan Baziwood saling memandang.

Meskipun disesalkan, mereka tidak punya pilihan. Seorang pengikut sama sekali tidak bisa menolak undangan langsung dari atasan mereka. 


"Pelayan anda tak sedikitpun mengharapkan untuk melihat anda begitu bermasalah ... Kalau begitu, izinkan saya untuk memulai persiapan untuk kunjungan ini." 

"Hahah. Aku tidak memiliki dendam terhadapmu karena ini Nimble, jadi mulailah pekerjaanmu dengan santai." 



----------------------


Catatan Penerjemah : 

Ini KEMUNGKINAN besar merupakan Prolog Vol 15, sumbernya dari Blog Maruyama.
Dimohon untuk para reader bijaklah menggunakan kolom komentar, lagi puasa dilarang toxic.


Jika ada kalimat/kata/idiom yang salah di terjemah atau kurang enak dibaca, beritahu kami di kolom komentar, dilarang copas dalam bentuk apapun macam-macam kuhajar kau.


PREVIOUS | INDEX | NEXT

Baca doank, komen kaga !!!
Ampas sekali kalian ya~



Peringatan: Novel ini versi bajakan !!! Author ngambek, auto delete!! Belilah Novel aslinya jika sudah tersedia!!

57 comments:

  1. Udah nungguin dari semenjak sore setelah nonton pembahasan dari Megane sensei di YouTube

    ReplyDelete
  2. Aowkowwko jircniv sakit perutnya ga sembuh"

    ReplyDelete
  3. Penantian panjang. Mantab min. Sehat selalu

    ReplyDelete
  4. Semoga cepet keluarnya,thanks minπŸ‘

    ReplyDelete
  5. Jadi kesian ama jircniv, sakitnya gak sembuh sembuh

    ReplyDelete
  6. semoga ajaa bulan depan keluar LN nya

    ReplyDelete
  7. Faceless one Neia Baraja apakah dia mau diajak ke elf kingdom ?

    ReplyDelete
  8. Wah thanks banget min :)

    ReplyDelete
  9. Semoga vol 15 cepet rilis, thanks min

    ReplyDelete
  10. Tombol next kok g bs y???

    ReplyDelete
  11. Ini kayanya after volume 17.

    ReplyDelete
  12. terimakasih untuk siapapun yang sudah translate ini, doaku untukmu

    ReplyDelete
  13. mantaps min, ga sabar nunggu kelanjutannya :D

    ReplyDelete
  14. Mantap light novel favorite gue ini

    ReplyDelete
  15. yang di maksud trauma karena saudara perempuan nible itu sapa? apakan cew mantan 4 ksatria kekaisaran itu?

    ReplyDelete
  16. *Jejak komen telah ditinggalkan*

    Makasih min...

    ReplyDelete
  17. Makasih banyak min, semangaaaat truuss!!! Tetep jaga kesehatan ya min

    ReplyDelete
  18. Min ganteng, di tunggu ya lanjutan nya

    ReplyDelete
  19. Bolak balik buka situs ini nungguin update terbaru, tapi belom update juga, tapi gak apa apa, tetap semangat mimin, semoga diberi kesehatan biar cepet update nya

    ReplyDelete
  20. masih nunggu versi bajak laut... udah mau akhir musim semi 2021 belum muncul spoiler spoiler vol 15

    ReplyDelete


EmoticonEmoticon