June 28, 2021

Kumo Desu ga, Nani ka? Bahasa Indonesia Desa Elf Bagian 3

Translator: B-san

Desa Elf Bagian 3


Kumo Desu ga, Nani ka? Bahasa Indonesia Desa Elf Bagian 3

Kami mengikuti Kudo-san ke rumah pohon yang di dalamnya ada ruang makan yang luas.

「Ini adalah ruang makan, seperti yang kalian lihat. Kami semua makan di sini」

Aku mengamati setiap sisi ruangan ini.

Entah mengapa, ini seperti kemah yang aku ikuti saat aku SMP.

Di salah satu ruangan, ada empat orang laki-laki dan perempuan yang seperti mantan murid sedang memasak di dapur.

Mereka berhenti saat mereka melihat kami.

「Kudo-san, siapa mereka?」

Laki-laki itu berbicara dengan nada yang ragu.

Ya, Katia dan Aku memiliki senjata, jika ada orang asing yang muncul tiba-tiba, tentu saja dia akan mencurigai kami.

「Aku Yamada Shunsuke」

「Ooshima Kanata」

Jadi, kami mengatakan nama kami secepatnya.

Sehingga mereka akan mengerti.

「Eh!? Shun dan, Kanata!?」

Tiga orang yang lain terlihat kaget.

Khususnya, saat mereka melihat Katia.

「Jadi, tanpa harus menebak, apakah hanya aku yang mengalami perubahan jenis kelamin?」

「Yeah. Tidak ada orang di sini yang berubah jenis kelaminnya」

Katia kaget dengan kata-kata Kudo.

Ah, ummm.

Semangat..

「Oi oi. Sudah berapa lama kita tidak bertemu!」

Laki-laki yang mengatakannya berjalan mendekat sambil melepas topinya.

Walaupun penampilannya berubah, aku merasa deja vu melihat senyumnya.

「Apakah kau Ogi?」

「Yup. Kau benar-benar mengenaliku」

「Orang yang senyumnya terlihat bejat hanya kau, Ogi!」

Aku tertawa ringan.

Ogiwara Kenichi.

Temanku yang mengikuti klub sepak bola.

Ngomong-ngomong, alasan kenapa aku memanggilnya Ogi, bukan namanya di dunia ini karena akan lebih familiar, seperti aku memanggil Yuugo dengan namanya sebelumnya, Natsume Kengo.

「Bagaimanapun, apakah Ogi yang bertugas memasak? Jika itu kau, pekerjaan lapangan yang menggunakan stamina lebih cocok dengan nalurimu」

「Ah. Tentang itu」

Refleks Ogi yang merupakan anggota klub sepak bola cukup bagus.

Lalu, aku berpikir bahwa pekerjaan pertanian akan lebih cocok untuknya.

「Pada awalnya, kami merotasi tugas-tugas setiap orang, tetapi kami paham apa yang kami bisa, dan apa yang tidak kami bisa, tugas-tugasnya pun sekarang sudah teap. Walaupun Ogi bisa melakukan semuanya, aku memberikan tugas memasak karena hanya sedikit orang yang bisa memasak」

「Tidak, walaupun aku baru pertama memasak di dunia ini, aku heran dengan keahlianku」

Ogi terlihat sangat bangga dengan keahliannya.

Terlihat juga ekspresi Kudo-san yang seolah-olah mengatakan "Jangan sombong".

「Sebenarnya, ketika memasak untuk orang sebanyak ini, bisa dibilang pekerjaan yang berat. Itulah mengapa, Ogi yang punya stamina tidak terbatas sangat membantu」

「Rasanya juga pas-pasan, sih」

Ogi pun merendah ketika dia malu dengan pujian yang dia dengar.

Karena masih ada pekerjaan, Ogi pun kembali ke dapur.

Kami duduk di kursi lagi, dan saling bertukar informasi.

Tentang Yuugo yang menginvasi kawasan ini.

Latar belakang dunia ini.

Dan, apa yang terjadi di dunia ini.

Kami meminta Kudo-san menceritakan kehidupan di sini.

Ada 14 orang yang mengalami reinkarnasi disini.

Sensei sempat mengatakan kalau ada 12 orang, dan sekarang sudah bertambah 2 orang.

Kami memintanya untuk mengatakan nama semua orang di sini.

Kehidupan seperti ini kurang lebih seperti yang Kudo-san katakan beberapa saat lalu, hidup di sini lumayan berkecukupan.

Mereka makan sayur dan hewan ternak yang mereka rawat sendiri, dan kebutuhan yang tidak bisa mereka penuhi, mereka dapatkan dari Elf.

Kebutuhan sehari-hari harus mereka atur sendiri, dan Elf hanya memberikan hal yang tidak bisa mereka dapatkan sendiri.

「Meja dan kursi-kursi di sini kami buat sendiri」

Aku melihat kursi yang sedang aku duduki sebagai reaksi dari ucapan Kudo-san.

Kursi yang sederhana yang dibuat dari menebang pohon.

Sebagai tambahan, kami juga meminta Kudo-san untuk menceritakan tentang kehidupan di Desa Elf.

Sepertinya Kudo-san dibawa ke desa ini ketika dia masih kecil dan belum bisa bicara.

Orang tua kudo-san merelakan Kudo-san sambil menangis.

Kudo-san bilang kalau dia dibeli dengan uang.

「Bagaimanapun juga, keluargaku yang melahirkanku sangat miskin. Walaupun aku tidak bisa bicara, aku mengerti apa yang mereka bicarakan. Sepertinya aku dibeli dengan harga yang jauh lebih tinggi daripada harga budak」

Kudo-san mempermalukan dirinya sendiri dan tersenyum masam.

Walaupun yang lain juga kurang lebihnya sama, ada yang dibawa ke sini seolah-olah dia sedang diculik ketika dia mencoba hidup sebagai petualang di antara penduduk asli dunia ini.

Kebanyakan, dibawa ke sini saat mereka masih muda.

Dia juga mengatakan kalau orang-orang yang dibawa ke sini saat masih bayi, Elf akan mengasuhnya.

Setelah itu, ketika mereka bisa bekerja, mereka diminta untuk bekerja di ladang dan peternakan dengan bantuan Elf, dan ketika mereka semakin besar, Elf akan berhenti membantu.

Aku dengar, mereka kesulitan hanya pada awalnya.

Baik bertani dan berternak adalah pekerjaan yang berat untuk tubuh anak kecil.

Itu saja, mereka sudah mencapai batasnya setiap hari.

Dia juga bilang kalau mereka punya lebih banyak waktu kosong baru belakangan ini.

Tubuh mereka pun tumbuh semakin dewasa, dan mereka pun sudah mendapat pengetahuan tentang pekerjaan yang mereka lakukan, dan pekerjaan pun semakin efisien.

Karena itulah, mereka punya sedikit waktu kosong.

「Masalahnya adalah apa yang harus kami lakukan ketika pekerjaan sehari-hari sudah selesai.」

「Maksudmu?」

「Elf tidak ingin kami mempelajari keahlian yang lain. Itulah mengapa, kami selalu diawasi dan gaya hidup kami seperti ini」

Walaupun itu adalah kemampuan terbaik mereka untuk hidup, keahlian orang-orang disini tidak berkembang dengan signifikan.

Kecuali dua orang itu.

Dua orang yang baru dibawa ke sini sepertinya adalah seorang petualang.

Dengar-dengar juga mereka sulit ditangkap oleh Elf karena mereka selalu pindah dari satu tempat ke tempat yang lain.

Karena dua orang ini adalah petualang, skill mereka lumayan tinggi.

「Kami punya beberapa pilihan. Untuk berlatih secara diam-diam, atau menghabiskan hari-hari dalam kekangan seperti ini untuk selamanya」

Bagaimanapun, aku butuh waktu untuk berpikir.

Tetapi, Yuugo mungkin akan segera menyerang.

Kudo-san khawatir setelah mendengar informasi ini.

Setelah itu, kami makan bersama dengan semuanya.

Kami menikmati momen ini, kami berbicara dalam reuni ini setelah lama tidak bersua.

Perbincangan panjang untuk merayakan pertemuan ini hampir seharian.

Tetapi, Kyouya tidak ikut.


----------------------


Jika ada kalimat/kata/idiom yang salah di terjemah atau kurang enak dibaca, beritahu kami di kolom komentar, dilarang COPAS dalam bentuk apapun macam-macam kuhajar kau.


PREVIOUS | INDEX | NEXT

Baca doank, komen kaga !!!
Ampas sekali kalian ini


EmoticonEmoticon