March 28, 2022

Kumo Desu ga, Nani ka? Bahasa Indonesia Chapter 202

 Translator: B-san


202 - Dewa



《Skill berkurang》

《Status berkurang》

《Title berkurang》

《Skill point berkurang》

《Experience point berkurang》

《『Basic Course of God』 buatan D sedang diinstall》

《Apotheosis selesai. Setelah ini, anda tidak akan mendapatkan support dari sistem. Terima kasih telah menggunakan kami》

Perubahan di dalam diriku terjadi dengan lambat.

Inilah fenomena yang disebut apotheosis yang sangat berbeda dari evolusi yang selama ini kualami.

Kekuatan yang dijamin oleh sistem telah hilang, dan aku kembali ke dunia ini dengan kekuatanku sendiri.

Menurutku, justru kekuatanku sekarang tidak bisa dibatasi oleh sistem.

Jiwaku yang telah menjadi berbagai hal perlahan kembali bergabung oleh kehendakku.

Jiwaku yang sebelumnya terbagi oleh skill "Parallel Will" tergabung menjadi satu lagi.

Bagian dari Ratu dan Jiwa Raja Iblis, dan hal-hal yang didapatkan selama ini, semua ketidakmurnian itu perlahan ditelan dan diserap oleh jiwaku.

Ini bukan metafora, tetapi benar-benar terserap.

Semua itu berakhir, dan aku terlahir kembali dengan kemurnianku.

Dan kesadaranku muncul dari tidur panjangnya.

Aku membuka mataku.

Aku melihat dinding putih.

Dengan kata lain, seperti epompong.

Ketika aku menyentuhnya, dinding itu rapuh dan remuk.

Sepertinya, ini terbuat dari jaringku.

Sepertinya aku telah mengurung diriku sendiri dalam jaring selama aku tidak sadarkan diri.

Ketika kepompongnya lepas, aku melihat fasilitas bawah tanah di mana aku tidak sadarkan diri.

Aku berdiri.

Huh?

Aku merasa aneh, karena aku berjalan dengan dua kaki.

Apakah ini efek dari apotheosis?

Aku membuat cermin dengan memanfaatkan "Soil Magic".

Aku melihat pantulan tubuhku yang terpantul di cermin.

Bagian atasnya tidak berubah banyak.

Hanya saja mataku terlihat aneh.

Di dalam mataku yang merah, ada empat mata kecil di dalamnya.

Apa ini?

Aku mencoba menggerakkan salah satunya.

Mata itu bergerak sesuai yang aku inginkan.

Dan, di mata yang terpancar di cermin, banyak mata yang bergerak.

Menjijikkan.

Aku menutup mataku.

Kalau aku menggunakan penglihatan X-Ray ku, sama saja walaupun aku menutup mataku.

Selain itu, permasalahannya adalah bagian bawah tubuhku.

Aku telah menjadi sosok manusia sempurna.

Walaupun aku merasa tidak masalah dengan hal ini, aku telah hidup sebagai laba-laba selama ini, aku merasa kesepian kalau tidak ada tubuh laba-labaku.

Ketika aku memikirkan hal ini, tubuh bawahku pecah.

Bukan pecah, melainkan berubah.

Dua kakiku menjadi delapan, dan tubuh laba-labaku kembali.

Tetapi, matanya menghilang.

Ketika aku memikirkannya, aku kembali ke bentuk manusiaku.

Sepertinya aku bisa berubah semauku.

Untuk bisa berubah bentuk sesukaku, ini bukanlah hal yang buruk.

Ketika aku sedang asik mengubah-ubah bentuk tubuhku, aku mendengar suara kekaguman dari sebelahku.

「Berapa lama kau berencana untuk bermain?」

Hai, gyurigyuri.

「Sepertinya kau sudah mencapai rank Dewa. Aku sungguh terkejut kau bisa melakukannya dalam waktu yang sesingkat ini」

Yah, aku tidak sadar apakah sehebat itu.

Tetapi, apa yang harus aku lakukan?

Aku tidka bisa bicara bahkan setelah aku menjadi Dewa, karena aku jarang bersosialisasi.

Aku mendengar suara sesuatu yang jatuh, itu suara smartphone.

『Halo. Ini Dewa D yang jahat tapi mencintai semua orang』

Dia muncul lagi.

Ini adalah gangguan yang terburuk.

Aku mengerti semuanya setelah mengalami Apotheosis.

Karakter orang ini memanglah busuk.

『Sepertinya, Kumo telah menjadi Dewa, selamat! Karena kau telah menjadi dewa, aku tidak bisa membaca pikiranmu lagi』

Benarkah?

Bagus!

Dengan ini pelanggaran hak asasi manusia akan berkurang, Hyahha!

Ah, tapi 「Pengetahuan Dasar Kedewaan」 sangatlah berguna. Terima kasih.

「Pengetahuan Dasar Kedewaan」 seperti namanya, memberikan pengetahuan dasar tentang Dewa.

Dengan ini, aku yang baru saja berhasil debut sebagai Dewa punya tempat di antara Dewa-Dewa yang ada di Dunia ini.

「D. Apakah kau membantunya?」

『Walaupun aku hanya memberikan bantuan yang sepele, dia berhasil menjadi Dewa karena kekuatannya sendiri. Aku tidak melakukan apapun yang besar』

Ya, ini adalah kebohongan!

Walaupun orang ini banyak terlibat, dia berbohong dengan santainya.

『Aku tidak bohong. Sungguh, aku hanya melakukan hal-hal sepele. Bahkan, untuk bertahan hidup saja sudah sulit bagimu, apalagi untuk mencapai tingkatan Dewa, kau benar-benar melampaui imajinasiku. Itulah kenapa, ini sangat menarik』

Ue!?

Bukankah pikiranku tidak bisa dibaca?!

『Aku tidak bisa membacanya, tetapi aku bisa memprediksinya』

Apa-apaan?!

『Ngomong-ngomong, kenapa kau tidak mengenakan pakaian?』

Ah, itu benar.

Aku telanjang.

Aku membuat pakaian dari jaringku.

Aku memakai pakaian dalam, dan untuk pakaian utamaku, aku membuat jubah.

Karena bagian bawah tubuhku bisa berubah, itulah alasan aku membuat jubah.

『Hmm. Putih ya. Bagaimana kalau kau sedikit menghiasnya?』

Merepotkan.

Walaupun memberikan warna mungkin bisa dilakukan, warna dasar dari jaringku adalah putih.

『Karena kau adalah perempuan, bukankah kurang pantas kalau kau tidak perduli tentang penampilanmu?』

Ya, memang merepotkan.

「Anggap saja fashion adalah hal yang sepele, apa yang akan kau lakukan sekarang?」

Yup.

Jujur saja, menjadi Dewa adalah sesuatu yang tidak kurencanakan, tetapi aku berhasil melakukannya.

Dengan kata lain, sekarang aku setara dengan Administrato.

Walaupun, aku tidak bisa menang kalau aku menantang Gyurigyuri duel.

Bahkan pun kalau kita setara, dia telah hidup lebih lama, jadi pengalamannya lebih banyak.

"Appraisal" sudah tidak bisa kulakukan.

AKu sudah menjadi eksistensi yang tidak terhubung dengan sistem.

AKu mengubah semua kekuatan skill ku menjadi kekuatan jiwaku, dan aku telah menyerapnya.

Oleh karena itulah, aku tidak bisa menggunakan skill lagi.

Ya, aku bisa membuat hal yang mirip-mirip dengan skillku menggunakan sihir, sih.

Karena "Appraisal" punya hubungan yang kuat dengan sistem, aku tidak bisa melakukannya kecuali aku bisa masuk ke sistem lagi.

Itulah kenapa, aku tidak tahu bagaimana kekuatanku sekarang.

Sudah pasti kalau aku memang kuat dan tidak bisa dibandingkan dengan makhluk yang masih terikat oleh sistem.

Dengan ini, bahkan kalau Raja Iblis datang, aku bisa menang. Hyaffu!

「Pembicaraan ini, bisakah aku bergabung?」

Ketika aku sedang memikirkannya, Raja Iblis benar-benar datang.



----------------------


Jika ada kalimat/kata/idiom yang salah di terjemah atau kurang enak dibaca, beritahu kami di kolom komentar, dilarang COPAS dalam bentuk apapun macam-macam kuhajar kau.

PREVIOUS | INDEX | NEXT




EmoticonEmoticon