March 17, 2020

OVERLORD Bahasa Indonesia Volume 14 Chapter 1 - Part 2

Translator: Sai Kuze

Chapter 1 - Langkah Yang Tak Terduga


OVERLORD Bahasa Indonesia Volume 14 Chapter 1 - Part 2


     "Apa-apaan dia, setidaknya dia harusnya minta maaf padaku." Wayne mendengus setelah mengucapkan selamat tinggal pada Philip.

Pakaian yang saat ini terlumuri bir dulunya milik ayahnya dan sudah cukup tua dalam hal tekstur dan desainnya, membuatnya cukup langka. Dia awalnya berencana untuk menghadiri pertemuan sosial formal dengan pakaian itu, tetapi sekarang dia harus mempersiapkannya lagi.



Pada malam hari, bangsawan tidak lebih dari sekelompok makhluk yang matanya tidak bisa melihat penampilan seseorang. Pakaian secara alami merupakan bagian dari permainan, jadi apa yang baru saja terjadi benar-benar tidak dapat diterima. Tetapi kenyataannya Wayne berada di bagian bawah masyarakat kelas atas, maka apa gunanya memiliki pakaian bagus?

Sebaliknya, pakaian lusuh ini bisa menandakan kelemahan pemiliknya, dan karenanya sangat berguna bagi seseorang yang ingin berada di bawah perlindungan seseorang yang lebih tinggi dari mereka. Pakaian seperti ini haruslah dimiliki dirinya untuk memainkan peran seorang bangsawan lemah di tempat-tempat pesta. Maka sampai dia mengambil peran karakter lain, dia berada di bawah perlindungannya.

Itulah mengapa tindakan mengotori pakainnya seperti itu bahkan lebih tak tertahankan daripada biasanya.


"Itu benar."


Sebuah suara di sampingnya berdentang, membuat Wayne berbalik untuk melihat sumbernya.


"... Cukup, itu sudah cukup."


Suaranya berubah parau seiring dengan suasana di sekitarnya. Seandainya Philip menjadi saksi dari perubahan ini, dia akan terkejut tanpa kata-kata.

Wayne bukan tipe orang yang ekstrovert, ia hanya tidak suka berbicara dengan orang lain. Untuk melakukan itu dia harus membuat lapisan demi lapisan ekspresi palsu ketika dia mati-matian berusaha untuk berpura-pura kalau dirinya tipe seseorang yang ekstrovert dan efusif.


"Maaf kawan, aku benar-benar tidak mampu menahan melakukan hal itu sehingga kau harus mengurus sebagian besar sisanya."


Igor juga telah beralih dari kepribadian sebelumnya, bahasanya sekarang sangat tidak disempurnakan sehingga tidak ada bangsawan yang berani terekspos menggunakan cara bicara seperti itu.


“Tidak apa-apa, jika kau benar-benar ingin meminta maaf, berlatihlah melakukan hal seperti itu. Bangsawan tingkat bawah seperti kita harus berusaha keras untuk menenangkan mereka yang berada di atas."


“Hidup semakin lama semakin sulit. Kupikir ketika kita mewarisi gelar baron, kita bisa bergabung dengan perkumpulan para bangsawan ... saling meyanjung dan menjilat, kedua hal itu yang paling menjengkelkan untukku.”

"Pffft, apa yang kau bicarakan ...? Rakyat jelatapun melakukan hal yang sama. Entah mana yang lebih parah, semua orang yang bekerja di bawah seseorang pastilah menjadi kacung.”

"Dan itu sebabnya aku tidak pernah ingin menjadi dewasa ... Ya ampun, aku merindukan hari-hari ketika kita bisa bahagia bermain pedang-pedangan dan berpura-pura menjadi dragonslayers."

“Tidak ada jalan untuk kembali maka jangan memikirkan hal itu. Bagaimanapun, belajarlah untuk menyanjung orang lain. Si dungu itu sepertinya merupakan kandidat yang bagus untuk dilatih, bukan? Bahkan jika kita mengacaukannya kerugian yang kita terima hanya sedikit.”


Bagi para bangsawan tingkat atas atau mereka yang memiliki lebih banyak pengalaman hidup, pada dasarnya mereka yang telah melihat semuanya, tidak ada yang bisa memuaskan mereka kecuali sesuatu yang dibuat dengan sempurna. Itulah sebabnya mereka pastilah mendapatkan pengalaman setiap kali mereka memiliki kesempatan.


"Beneran…? Ya lain kali ketika kita bertemu dengannya, aku akan berusaha ekstra keras untuk menjilatnya."

"Ya, memang itulah yang harus dilakukan, ya harus dilakukan. Tidak ada yang tidak suka basa-basi. Jika seseorang yang kau ajak bicara merasa terganggu padamu, itu berarti kemampuanmu untuk melakukan percakapan masihlah sangat rendah... Igor, aku tahu ini sulit. Aku akan menebus kesalahanmu dan kau bisa menebus kesalahanku, itu kesepakatan kita, tetapi kau tidak bisa berhenti mencoba mengatasi kelemahanmu sendiri karenanya. Itu tidak seperti kita akan berteman dengannya selamannya.”


Meskipun Wayne mungkin lebih cerdas daripada orang kebanyakan, kemampuan atletiknya sangatlah kurang. Igor merupakan kebalikannya.

Jika mereka memiliki kelebihan yang sama, mungkin mereka akan menjadi rival. Karena alasan inilah mereka bersyukur atas kenyataan tak satu pun dari mereka berpikir satu sama lain seperti itu. Sangatlah jarang terjadi tuan tanah bisa saling berteman, tetapi karena mereka merupakan putra ketiga dan keempat dari keluarga mereka, mereka tidak diindoktrinasi dengan permusuhan masa lalu. Itu sebabnya mereka begitu dekat.

Yang paling penting, mereka memiliki kecocokan satu sama lain.


"Begitukah…? Jadi, bagaimana dengan apa yang kita diskusikan dengannya?”

"Benar-benar mengerikan."


Wayne tidak ragu sesaat sebelum menjawab pertanyaan temannya.

Bagi seseorang seperti dirinya untuk berada di pucuk pimpinan fraksi itu merupakan situasi yang sangat berbahaya.


"Tapi, bukankah pria itu mudah dimanipulasi?"

"Mhm, itu benar."


Faksi ini, sejujurnya, merupakan tempat pembuangan sampah.

Anggotanya hanya ada di dalamnya untuk memanfaatkan status mereka sebagai bangsawan, dan sama sekali tidak tertarik untuk mengembangkan tanah mereka. Seperti anak kecil dengan pedang besi, mereka menyalahgunakan berkah otoritas mereka. Mereka sama sekali tidak mencapai apa-apa, namun terlalu percaya diri untuk percaya bahwa mereka mahakuasa. Orang-orang ini tak bisa diselamatkan. Bahkan seseorang seperti Wayne dapat mengerti dirinya hanyalah seorang bangsawan yang sepenuhnya biasa, tetapi mereka tidak bisa. Faksi ini penuh dengan orang-orang semacam itu.

Bisa dibilang, karena itulah fraksi ini memiliki masalah besar.


“Sorcerous Kingdom yang menyimpan gandum di ibukota merupakan perkembangan yang mengganggu karena mereka secara teoritis memiliki kendali penuh atas harga pasarnya. Mereka pasti akan menaikkan harga karena panen kita yang buruk tahun ini. Yang lebih mengerikan lagi adalah kenyataan kalau para bangsawan yang optimis tentang jebakan yang begitu terang-terangan itu dan telah mengubah tanah pertanian mereka dijadikan hanya menanam tanaman komersial bukan hanya minoritas. Sikap yang akan mereka keluarkan bahkan jika sesuatu yang buruk terjadi, mereka dapat melewati kelaparan dengan mengimpor gandum dari Sorcerous Kingdom, bahkan jika harganya sedikit lebih tinggi.”


Banyak bangsawan yang mendarat di faksi ini memiliki sikap seperti itu. Meskipun dia berupaya secara halus mengisyaratkan bahaya melakukan hal itu, tanggapan mereka jelas menunjukkan keyakinan bahwa mereka sendiri tidak akan terpengaruh olehnya. Mereka bertekad untuk mewujudkan rencana mereka.


“... Kita kehilangan banyak tenaga kerja kita dalam perang itu. Sangat mudah dilihat mereka ini terpaku pada keuntungan jangka pendek berdasarkan bagaimana mereka mendistribusikan tenaga kerja mereka sendiri yang tersisa."


Untuk melepaskan keuntungan kecil dan sebaliknya fokus pada keuntungan jangka panjang seharusnya sudah masuk akal bagi mereka yang berada di puncak hierarki.


"Jadi, bahkan memikirkan untuk merampok karavan gandum Sorcerous Kingdom merupakan bukti otaknya sudah rusak. Tentunya tidak ada yang cukup bodoh untuk tidak memahami menyerang karavan yang mengibarkan bendera Sorcerous Kingdom akan diperlakukan sebagai deklarasi perang dan akan menghasilkan balasan serius? Bahkan jika dia ini ... Tunggu sebentar. Apakah kita telah tertipu?"


Mungkin saja mereka sedang digunakan dalam rencana besarnya dan mereka tak tahu apa tujuan pria itu. Sepertinya menyetujui rencananya bukanlah pilihan yang buruk.


“Tidak, bukankah kau terlalu banyak memikirkannya? Mungkin karena dia memanglah idiot sehingga dia sama sekali tidak mempertimbangkan konsekuensi potensial ketika dia mengatakan rencana itu."

"Hei, sekarang," Wayne tersenyum pahit, "untuk sama sekali tidak mempertimbangkan konsekuensi dari menyerang kereta-kereta itu - bisakah seorang idiot sehebat itu benar-benar ada?"

"Yah ... jika kau mengatakannya seperti itu ..."


Bagaimanapun, tidaklah masuk akal seorang bangsawan tanpa akal sehat akan dipilih untuk mewarisi gelar keluarganya; karenanya, Philip pasti memiliki tujuan. Apa yang mungkin menjadi tujuannya?


"Lebih baik jika kita berkonsultasi dengan Cygnaeus kan?"

"-Tidak, jangan katakan padanya."


Hilma Cygnaeus, wanita yang melakukan segalanya dengan kekuatannya untuk membangun faksi ini.

Ada yang mengatakan dia merupakan seseorang yang dicintai seorang earl, tetapi dari awalnya pembentukan faksi ini tidak akan menguntungkan earl tersebut. Jadi, asal usul dana yang terlalu banyak dan koneksi yang luasnya tetap menjadi misteri.

Mungkin sebuah organisasi, bukan individu, yang ada di belakang wanita itu. Dengan proses eliminasi yang sederhana, seseorang dapat dengan mudah menyatakan seseorang yang memiliki organisasi tertentu akan memiliki kemampuan seperti itu.

Eight Fingers.

Sindikat kejahatan yang mengendalikan masyarakat bawah tanah Kingdom.

Kalau begitu, Hilma mungkin seseorang yang bisa dengan mudah dibuang, seperti sebuah boneka.

{Tidak}, intuisi Wayne memberitahunya.

Beberapa kali bercakap-cakap dengan wanita itu memberitahunya dirinya jelas bukan bidak pengorbanan yang sederhana. Bahkan, kemungkinan besar dia merupakan salah satu petinggi organisasi. Untuk memiliki seseorang sepertinya tertanam di fraksi ini, sedikit membuatnya khawatir. Meskipun beberapa bangsawan memiliki kekuatan untuk secara diam-diam membentuk perjanjian dengan sindikat kejahatan, Wayne sendiri tidak ingin terlibat dengan organisasi ilegal semacam itu.

Justru karena mereka tidak menganggap diri mereka terlalu tinggi sehingga mereka ingin mengambil keuntungan darinya sembari mempertahankan rencana mulusnya.


"Kenapa…? Sepertinya kau sedang memikirkan sesuatu yang tidak akan bisa lagi aku pahami, tetapi bukankah sudah waktunya kau memberi tahuku apa yang terjadi? Bahkan aku tahu mengatakan 'ya' kepada pria itu akan membuat kita mendapat masalah di masa depan. Kau tahu kan, kita akan menyerang karavan Sorcerous Kingdom di wilayahmu? Bajingan kurus itu pasti tidak akan membiarkannya begitu saja. Tidak mungkin orang itu tidak kehilangan kepalanya setelah ini, dan mungkin kepalamu sebentar lagi tidak akan menyatu dengan lehermu.”


Igor sepenuhnya benar, tetapi Wayne punya ide; dia menyetujui rencana itu dengan pemahaman penuh tentang risiko yang terlibat.


“Mungkin ini merupakan rencana si idiot itu, untuk menjadikan kita kambing hitamnya dan mengantongi barang curian untuk dirinya sendiri. Bagaimana kalau kita mengikuti rencananya? Kita akan berpatroli di wilayah kita sendiri dan kebetulan akan menemukan sekelompok bandit, kelompok yang bertanggung jawab atas serangan terhadap karavan Sorcerous Kingdom. Setelah itu, kita akan bunuh mereka semua. Saat ini, tugas terpenting kita adalah mengikuti rencananya.”


Jika karavan seseorang diserang, tidak ada korban yang akan mundur begitu saja setelah menerima berita bahwa pelaku terbunuh. Ini berlaku bahkan di tingkat nasional. Pembalasan akan lebih dari yang dibenarkan. Inilah sebabnya mereka tidak boleh meninggalkan bukti keterlibatan mereka. Selain itu, mereka dapat dengan mudah mempertahankan ketidak terlibatan mereka dengan melukis narasi bahwa mereka hanya mengurus sebuah insiden yang kebetulan terjadi di tanah mereka.


"Bagaimana tentang itu? Bukan rencana yang buruk untuk mendapatkan bantuan dari Sorcerous Kingdom kan? Bahkan jika kita dicurigai terlibat, kita dapat mengatakan kalau kita sedang berusaha membantu karavan. Kita akan aman selama para pelaku semuanya mati. Kau tahu seperti apa yang mereka katakan - orang mati tidak menceritakan apa-apa.”

“Baiklah kalau begitu, tetapi kita harus mempertimbangkan kemungkinan ada seorang priest yang bisa membangkitkan orang mati. Apa kau tahu peribahasa ini? Tidak ada kebohongan yang dapat disembunyikan dari seorang priest.”

"... Apakah kau benar-benar percaya ada seorang priest yang dapat membangkitkan orang mati di Sorcerous Kingdom? Di kerajan di mana ada yang mengatakan kalau undead berlalu-lalang dengan bangga di jalanan, sembari menyiksa mahluk hidup?”

"Tidak, kurasa?"


Wayne menyeringai ketika dia setuju dengan Igor.


“Terlepas dari tujuan orang itu, penyerangan terhadap karavan Sorcerous Kingdom bermanfaat bagi kita tidak peduli hasilnya. Tidak masalah jika serangan berhasil - yang mungkin sangatlah mustahil menurutku - atau bisa dikatakan gagal total, karena Sorcerous Kingdom sudah siaga tinggi untuk mengantisipasi penyergapan dimasa depan. Mereka mungkin berhenti menyimpan gandum ke para pedagang Kingdom. Dengan begitu, para idiot itu akan mendapatkan angin segar dan mulai membuat rencana dengan fondasi yang lebih solid. Juga-" Wayne tertawa mengejek," pria itu akan melakukannya apa pun yang terjadi."

“Apakah dia orang yang pantas menyusun rencana itu? Membuat kita mengambil semua risiko ini hanya untuknya?”

"Tentu saja bukanlah dirinya, tetapi sangatlah perlu untuk menyembunyikannya dari Cygnaeus, wanita di belakangnya, bahkan jika itu sedikit. Dia pasti berencana untuk menggunakannya untuk memanipulasi faksi dan menarik perhatian darinya, pada akhirnya memungkinkan sindikatnya untuk beroperasi secara terang-terangan di tempat terbuka. Jika bukan itu masalahnya, tidak masuk akal bagi mereka untuk menginvestasikan begitu banyak uang pada faksi ini.”


Faksi Keluarga Kerajaan dan faksi Bangsawan sudah kehilangan begitu banyak kekuatan mereka. Jika seseorang dapat dengan bebas memanipulasi faksi ketiga dari faksi mereka, mereka akan dapat menggunakan sejumlah otoritas yang menakutkan. Ini menyiratkan Eight Fingers akan bertanggung jawab atas urusan hukum dan sisi gelap Kingdom.


"Aku hanya akan bisa memberikan solusi sementara untuk masalah ini, tetapi kau sudah memikirkannya sejauh itu ya?"


Seperti yang dikatakan Igor, gagasan seperti itu pastilah di luar jangkauan dari pikiran para bangsawan, apalagi Baron rendahan. Kenyataannya tentu saja, tidak semua baron sederajat, beberapa dari mereka memiliki lebih banyak tanah daripada bangsawan dengan gelar yang lebih tinggi. Sayangnya untuk mereka berdua, wilayah mereka berukuran sesuai dengan gelar Baronnya, jadi mereka merupakan tuan tanah biasa di Kingdom.

Semua  yang ingin dilakukan oleh bangsawan tanpa koneksi di faksi Keluarga Kerajaan ataupun faksi Bangsawan adalah lebih memperluas tanah mereka. Agar ini terjadi, Kingdom juga harus berubah menjadi lebih baik.

Mereka memiliki ide bukan hanya karena mereka bangsawan, itu juga berasal dari ambisi mereka sendiri.

Yang mereka inginkan adalah menjadi lebih kaya dan lebih bahagia.

Itu sebabnya mereka akan memanfaatkan peluang yang bermanfaat dengan maksumal.


"Tetapi bahkan jika kita beralih ke faksi yang lebih baik, kita harus membangun kembali reputasi dan koneksi kita lagi kan?"

"Ya benar."


Mereka bergabung dengan faksi ini untuk mendapatkan peluang yang seharusnya tidak tersedia bagi mereka seandainya mereka bergabung dengan faksi yang lebih kuat. Namun, mereka tidak pernah mengharapkan Eight Fingers untuk menunjuk seorang pemimpin seperti itu ke posisi kepemimpinannya. Sepertinya bergabung dengan faksi ini merupakan sebuah kesalahan.


"Omong-omong, apakah Sorcerous Kingdom akan menggunakan ini sebagai alasan untuk menyatakan perang terhadap Kingdom?"


Wayne memikirkannya sejenak dan menggelengkan kepalanya.


"Tidak sepertinya. Sorcerous Kingdom merupakan bangsa dengan satu kota, mereka kekurangan tenaga untuk sepenuhnya menguasai seluruh Kingdom. Bahkan jika mereka memiliki banyak undead, mereka hanya cocok untuk pekerjaan manual yang sederhana. Mereka tidak bisa mengelola kerajaan dengan baik, bahkan jika perang dideklarasikan, mereka hanya akan meminta tanah yang paling dekat dengan mereka ... Itu seharusnya tidak menjadi masalah bagi para bangsawan seperti kita yang tanahnya jauh dari Sorcerous Kingdom. -Yok toss."


Dia mengangkat kepalan tangannya saat dia berbicara dan Igor menirukan gerakannya untuk memberikan kepalannya.


"Hip~Hip~!"

"Horeeeee~!"

(TLer: Awkwkwkwkwk).


Jika ada kalimat/kata/idiom yang salah di terjemah atau kurang enak dibaca, beritahu kami di kolom komentar, dilarang copas dalam bentuk apapun macam-macam kuhajar kau.


PREVIOUS | INDEX | NEXT

Baca doank, komen kaga !!!
Ampas sekali kalian ini

*hasil improvisasi, tidak ada/diplesetkan dari novelnya


Peringatan: Novel ini versi bajakan !!! Author ngambek, auto delete!! Belilah Novel aslinya jika sudah tersedia!!

122 comments:

  1. Wkwk bangsawan bau tengik, dikira nazarick gak mampu invasi kingdom

    ReplyDelete
  2. gak philip gak mereka sama2 dungu,secara ga sadar mereka ngegali kuburan sendiri wkwk

    ReplyDelete
  3. Heran dah, kok bisa bohlam kepikiran gitu ya, geniusnya -500

    ReplyDelete
  4. Komen. Biar ga d bilang ampas.

    ReplyDelete
  5. ketololan yg tidak ada obat nya kwkwkw
    lanjut min... semangat terus

    ReplyDelete
  6. anjirr, jadi gak sabar wkwkwk
    ditunggu part 3 nya min..

    ReplyDelete
  7. Ekwkwk ngakak ama kelakuan para idiot,mereka belum tau bahwa nazarik juga bisa invasi seluruh dunia..btw lanjut terus min

    ReplyDelete
  8. Wkwk bgst ni bocah pas ngmng hiphip hore rrasanya gw pengen jenggut buku keteknya. .

    ReplyDelete
  9. semangat trus min, update nya. emng ni novel greget pooll

    ReplyDelete
  10. Bego kok di pelihara auto bantai 8 juta akibat ketololan bangsawan dungu

    ReplyDelete
  11. asli kebaca banget settingan hilma buat kumpulin para dungu ini akwkakw, para dungu dikumpulin disuruh mikir mengenai SC dimana mereka gak tau apa2. karna mereka udah jdi bangsawan akibat kaka2nya mate di dataran katze mereka jdi bloon akan kekuasaan, mikir klo SC bloon kek dulu para bangsawan kingdom sebelum nyerang ainz akwkakkw... asli pasti ini mereka jdi alasan kingdom vs sc dan jdi perang penghabisan, karna kingdom jatuh nanti banyak negara yg mulai bersekutu lgi buat jatuhin SC. btw nanti ada PDL lawan Ainz jdi mungkin arc SC vs Slaine bkal bentar lgi dannnn tamat deh akkakwa gak seru njerr jdi bakal cpet ini

    ReplyDelete
  12. komen pakai akun google nama jadi unknown

    ReplyDelete
  13. Orang2 dungu sedang memanipulasi orang idiot.. hahahah ngakak sampe mau muntah

    ReplyDelete
  14. Bangsawan biji, mereka ga tau kalo di SK ada undead legendaris, walaupun bagi ainz hanya sebetas penarik gerobak. Tapi mereka belum paham kayaknya dengan DeathKnight wkwkkwkw

    ReplyDelete
  15. Wkwkwkwk bangsawan tolol bin goblok

    ReplyDelete
  16. Di Naruto ibarat konohamaru cilik pingin ngelawan madara wkwkwkwk

    ReplyDelete
  17. yaampun sama aja kek philip bajingan kaowkoakwoa

    ReplyDelete
  18. saya suka dengan ketololan anda.. masih murni dan natural, belum ternoda oleh pendidikan :v

    ReplyDelete
  19. Murni terlahir dari ketololan bukan greget. Udah tau faksi buangan malah buat masalah

    ReplyDelete
  20. Mantap min lanjutkan .. Wkwkwk
    Bangsawan ampas ..

    ReplyDelete
  21. Bro kalau saran gua nama characternya pakai nama asli aja jangan nama keluarga ,kayak cygnaeus gua kira siapa ternyata hilma

    ReplyDelete
  22. Lu mending ngomong ama Maruyama-sensei langsung dah

    ReplyDelete
  23. Ainz samaaaaa kyaaaaaa πŸ˜™πŸ˜†

    ReplyDelete
  24. anjaayyyy, bangsawan gobloknya nambah :v wkwkwkwk

    ReplyDelete
  25. Mantab sekali, di curi wowkwwkwk

    ReplyDelete
  26. Semangt minπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ

    ReplyDelete
  27. Tambah lagi orang bodoh yg cuma bisa meremehkan,awokwkwkwk

    ReplyDelete
  28. Gue kirain tuh dua orang cari aman
    Eh taunya cari mati πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
  29. MANTUL MIN ANDA PENYELAMAT KEGABUTAN SAYA

    ReplyDelete
  30. Gk sabar lihat pmbantaianya hahahaha

    ReplyDelete
  31. Saya sangat senang dengan anda min lanjutkan !!!!! 😁

    ReplyDelete
  32. Mantap min lanjutkan ahahaha

    ReplyDelete
  33. mencapai kegoblokan dan melampauinya !!!

    ReplyDelete
  34. Yg ngendaliin shaltear dri mana ya?

    ReplyDelete
  35. Terimakasih min, tinggal 1 part lagi semangat

    ReplyDelete
  36. hmmm...
    kebodohan yg hakikii..πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
  37. hmmm...
    kebodohan yg hakikii..πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
  38. Luar biasa ayo boklam serang karavannya ..... !!!
    wkwkwkwk...
    semangat min TL nya...... !

    ReplyDelete
  39. komen nih aku min karna anda ngegas di endingnya jadi kasihan wkwkwkwk

    ReplyDelete
  40. Njir mereka gk tau kalo cukup hanya dg 4 soul eater utk bantai seluruh kingjom , Wkwkwk semangat terus min translate nya

    ReplyDelete
  41. Dtunggu update nya gan

    ReplyDelete
  42. Mulai lagi bangsawan sotoy, penasaran liat pas omongan mereka berkebalikan smua awoakwk

    ReplyDelete
  43. maaf min...bukan gamau komen.. gabisa komen aku..

    ReplyDelete
  44. Apakah mereka lupa kejadian perang melawan bahamut empire, ketika dibantu ainz,πŸ˜‚

    ReplyDelete
  45. terlalu optimis juga berbahaya bukan

    ReplyDelete
  46. Bau2 cerita yang di rush padlh nih Cerita udah epik parah jalur ama sensasi bagus banget malh mau tamat kecewa njirrr....

    ReplyDelete
  47. Di tokopedia ada yg jual LN overload Vol 14, tapi bahasa jepun.
    Kalo beli bingun ga bisa baca, pada akhirnya cari yg bajakan di google.

    ReplyDelete
  48. Pengen tau ekspresi tuh bohlam sama temen2nya nanti kayak gimana

    ReplyDelete
  49. Terpancing sudah mereka πŸ˜‚ emg dari awal tujuannya agar ada alasan buat nyerang kingdom / kambing hitam

    ReplyDelete
  50. Dikira nazarik gk mampu invasi kingdom

    ReplyDelete
  51. Anjir, Gila... Tu orang gak tau Satu death knight kekuatannya sama kek Satu Kota, belum lagi soul eater yang pernah ngancurin Satu negri. Terima kasih admin atas translasinya.

    ReplyDelete
  52. Mantap min, terimakasih atas transletenya moga sehat selal��

    ReplyDelete
  53. Manusia pada mau di bantai. Kenapa gua sebagai manusia malah seneng yaπŸ˜‚

    ReplyDelete


EmoticonEmoticon