March 15, 2020

OVERLORD Bahasa Indonesia Volume 14 Prolog - Part 4

Translator: Sai Kuze

Prolog


OVERLORD Bahasa Indonesia Volume 14 Prolog - Part 4


    Misi diplomatic yang dikirim Kingdom memiliki pertanyaan-pertanyaan yang sama seperti yang dipikirkan Zanac, mengenai si Tak Bermuka, jadi mereka menanyakannya pada para pengikutnya. Entah siapa saja yang mereka tanyai, setiap dan semua jawaban orang-orang begitu samar, seolah-olah mereka akan melanggar hal tabu jika mereka menjawabnya dengan jujur.



Itu sangatlah mencurigakan.

Dengan menyembunyikan wajahnya, apakah dia ingin memberikan kesan bahwa dirinya pernah melakukan sesuatu yang sangat fatal dimasa lalu?


"Kedua orang tuanya merupakan warrior terkenal. Jika dia mengungkapkan wajahnya dan berpidato di depan publik, bukankah reputasinya malah akan semakin naik. Mungkinkah dia menyembunyikan wajahnya karena dia berbohong akan asal-usulnya?"

"Mengapa seseorang perlu menyebarkan kebohongan yang begitu ampas seperti itu? Aku tidak berpikir dia mendapatkan keuntungan dari menyembunyikan penampilannya."

"Itu dia... atau mungkin saja dia bukanlah manusia, melainkan undead atau sesuatu yang seperti itu?"

"-apakah maksudmu, dia melayani Sorcerer King?"

"Aku hanya berpikir jika itu memang yang terjadi, segalanya akan menjadi masuk akal kan?"

"Itu bisa menjelaskan banyak hal, tetapi mengapa seseorang seperti dirinya, malah membuat seseorang mencurigainya karena penampilannya?"

"Itu juga benar... tetapi memangnya apalagi alasan yang dapat diterima untuk menyembunyikan penampilannya?"

"Ada juga kemungkinan dia mendapatkan luka di wajahnya selama invasi yang dilakukan Jaldabaoth, tetapi itu saharusnya dapat disembuhkan dengan sihir. Kecuali jika luka yang dia terima dari iblis sekuat Jaldaboth tidak bisa disembuhkan menggunakan sihir atau metode lainnya?"

"Yah..., itu lebih bisa dipercaya daripada teorimu sebelumnya, terlebih karena dia perempuan."


Menunjukkan bekas luka diwajahnya bisa bermanfaat dalam artian orang-orang akan bersimpati padanya, tetapi itu sangat bergantung pada seberapa parah lukanya itu.


"Di sisi lain, perintah pertama kita adalah mengumpulkan informasi terperinci tentang pekerjaan pembangunan Holy Kingdom. Ayo kita rencanakan operasi kita yang mana kita bisa segera memberikan bantuan ke selatan jika itu diperlukan."

"Itu memang yang terbaik."

"Disebelah selatan kita adalah Holy Kingdom, dimana setengah dari kerajaan itu adalah teman Sorcerous Kingdom dan disebalah timur kita adalah Empire, kerajaan bawahan Sorcerous Kingdom. Sungguh merepotkan untuk menghadapinya."

"Ya."


Pandangan Zanac tetap terpaku pada Renner yang telah membalas ucapanya dengan acuh tak acuh.


".... Kau membuatnya terdengar sangat sederhana."


"Eh? Memangnya adalagi yang bisa dikatakan? Tidak ada yang bisa kita lakukan lagi jika kakak mempertimbangkan keadaan kerajaan-kerajaan tetangganya saat ini. Selain apa yang dikatakan onii-sama sejauh ini, ada juga permasalahan mengenai organisasi bawah tanah yang masih bertahan dan makmur di Kingdom."

"Yang kau maksud itu Eight Fingers kan? Baru-baru ini ada sejumlah orang membuat kekacuan di semua tempat karena peyitaan narkotika. Jadi, apakah mereka benar-benar kembali aktif? Jika itu bukan karena ulah archfiend (Jaldabaoth) yang muncul entah dari mana, kita pasti sudah menangkap satu atau dua pilar Eight Fingers."


Zanac menghela nafas.


Dengan matinya Gazef Stronoff, warrior terkuat di Kingdom, pemerintah telah mengubah kebijakannya untuk menghindari masalah dengan Eight Fingers. Kingdom sederhananya kekurangan individu-individu kuat untuk menghadapi mereka.

Kecuali satu.

Pria yang dipekerjakan oleh Renner, Brain Unglaus, memiliki banyak potensi.

Tetapi, lelaki itu hanya loyal pada Renner, jadi mungkin tidak ada kesempatan sama sekali dia bersedia melayani Zanac. Dia sudah berusaha mencoba merayunya, tetapi dia tidak terpengaruh sama sekali.


{...... Aku tidak berencana untuk mengambil peran sebagai Warrior Captain, maka keputusan terbaiknya adalah mempromosikan seseorang yang memiliki talenta yang cukup untuk pekerjaan ini. Haruskah kita perlu melatihnya untuk menjadi seseorang yang pantas akan posisinya sebagai Warrior Captain? Aku setidaknya akan memberikan pedang yang merupakan bagian dari harta karun Kingdom, tetapi ayah sepertinya tidak akan pernah menyetujuinya.}


Bagi ayahnya, Raja, keberadaan Gazeff Stronoff sangatlah penting.

Kesepian saat berada dipuncak seperti apa yang mereka katakan.

Mengetahui bahwa tak lama lagi akan menjadi gilirannya untuk menanggung beban ini, Zanac, tanpa sepengetahuan dirinya, secara bertahap memahami arti sebenarnya dari peribahasa itu.

Sebagai pribadi, keberadaan Gazef Stronoff seperti api unggun yang menenangkan bagi ayahnya yang kesepian. Meskipun terlampau jauh usia keduanya, seseorang bisa mengatakan bahwa mereka ini lebih akrab daripada sebagai teman.

Untuk ayahnya yang memiliki seseorang yang seperti itu dihidupnya, Zanac hanya bisa merasa iri.

Sebagai pangeran kedua, Zanac tidak pernah memiliki pengalaman mempunyai teman sedekat itu sebelumnya. Saudara tertuanya merupakan pewaris yang telah lama muncul, maka dari itu tidak ada yang mau repot-repot membuat hubungan sedalam itu dengan seseorang yang hanya merupakan cadangan. Mereka mungkin menilai hal itu tidak sepadan dengan resiko masuk ke radar Marquis Boullope dengan berteman dengan Archduke di masa depan.

Satu-satunya yang tetap berhubungan dengannya adalah Marqui Reaven, mungkin karena kepeduliannya terhadap masa depan Kingdom. Bahkan saat itu hubungan mereka lebih dekat seperti hubungan yang saling mendukung daripada teman; akibatnya, Zanac hanya menekan sedikit depresi yang dihasilkan.
(TLer: Ditinggal Reaven, awkawkawk)

Apakah dia akan kesepian di sisa hidupnya?
(TLer: Sad sekali bangsat~)

Zanac menggelengkan kepalanya, menyingkirkan emosinya yang negatif. Renner balas menatapnya seolah sedang menatap dengan maksud tertentu.


{Abaikan saja dia, Zanac.}


Berbicara tentang Brain, saat Zanac dinobatkan menjadi raja, tindakan pertamanya kemungkinan adalah mengambil empat harta Kingdom dari ayahnya.

Meskipun dia tidak yakin apakah ayahnya akan menyerahkannya dengan mudah, yang terpenting untuknya adalah mempercayakan harta itu kepada Brain, kalau tidak itu akan menjadi penghinaan terhadap pengorbanan yang dia buat.
(TLer: Kemungkinan yang dimaksud pengorbanan Gazef, ingat Brain sudah dianggap Gazef orang yang setara dengannya)

Dia bukanlah Warrior Captain Kingdom, dia hanyalah bawahan Renner, seorang petani tanpa kesetiaan untuk dikatakan. Jika harta karun Kingdom diberikan kepadanya, tak diragukan lagi para bangsawan akan memiliki pendapat yang berbeda terhadapnya.

Walaupun demikian.


"Bagaimana kalau kita menyatakan kita berniat untuk menjadi kerajaan bawahan dari Sorcerous Kingdom?"


Tujuan Renner menjalani kehidupannya di tanah kecil bersama Climb, yang masih bisa dicapai bahkan jika mereka menjadi kerajaan bawahan. Tidak, lebih aman untuk dikatakan jika nilai dari keluarga kerajaan turun, itu akan memiliki efek terbalik pada keselamatan pribadi mereka. Mungkin saran Renner akan menciptakan hasil terbaik untuknya.


"Hmph!" Zanac mengejek proposal Renner, "keadaan urusan internal kerajaan kita dan kerajaan Empire sama sekali berbeda. Kericuhan warga akan terjadi saat kita menyarankannya.”


Di bawah kepemimpinan Bloody Emperor, Empire sekokoh batu. Para bangsawan yang tidak setuju telah dibersihkan sejak lama, itulah sebabnya ketika mereka memilih untuk menjadi kerajaan bawahan, tidak ada oposisi sama sekali. Faktanya, tak pernah terpikir bahwa Empire belum pernah merasakan kemarahan Sorcerous Kingdom. Bahkan jika mereka muak dengan perjanjian itu sendiri, tidak berarti mereka memiliki keinginan untuk mencari pembalasan. Empire memiliki pemahaman yang jelas tentang betapa mengerikannya Sorcerous Kingdom. Namun, Kingdom berada dalam situasi yang berbeda.

Sampai saat ini, Kingdom terpecah antara Fraksi Keluarga Kerajaan, Fraksi Bangsawan, independen, dan faksi baru yang dibentuk setelah pertempuran itu. Distribusi kekuasaan antara empat faksi sekitar 3: 3: 2: 2.

Yang paling merepotkan dari mereka semua adalah faksi baru. Sebagian besarnya terdiri dari para "cadangan" dari keluarga bangsawan yang telah kehilangan kepala keluarga dan penerus pertamanya, orang-orang yang memperoleh kekuatan yang tidak diperuntukkan bagi mereka. Anggota lain tidak memiliki kepekaan yang sama yang diharapkan dari seorang bangsawan dan tidak menghormati aturan yang tidak diucapkan. Akibatnya, banyak dari mereka tidak memiliki integritas dan sopan santun. Laporan mata-mata menunjukkan banyak dari mereka haus akan kekuasaan.

Mereka merupakan kanker bangsa ini.

Namun, karena mereka memiliki otonomi di tanah mereka sendiri, tidak ada yang bisa dilakukan terhadap mereka terkecuali mereka melanggar hukum Kingdom. Bahkan jika mereka melakukannya, tidak ada jaminan tentang bagaimana faksi lain akan bereaksi ketika kekuatan keluarga kerajaan digunakan. Ini bukan lagi era sebelum perang ketika faksi keluarga kerajaan memegang kekuasaan politik.

Namun, saran Renner tentang menjadi kerajaan bawahan tidak sepenuhnya keluar dari pertanyaan. Itu bisa dipertimbangkan jika situasinya berubah drastis.


“Tidak, itu tidak akan terjadi. Tidak akan ada kericuhan warga, onii-sama."


Renner menanggapinya dan membalas.


{Jangan berbohong padaku}, pikir Zanac.


Meskipun dia bisa mengatakan dia tidak serius, itu tidak akan menjadi masalah bahkan jika Zanac cukup bodoh untuk jatuh cinta padanya. Zanac telah belajar untuk melihat jati dirinya sejak lama.

Justru karena alasan inilah wanita seperti dia seharusnya tidak dipercaya.


{Seandainya saja Elias kembali.}


Zanac tiba-tiba merasakan kesepian dalam hatinya. Meskipun dia tidak bisa menyebut Marquis Raeven sebagai temannya, dia masih seseorang yang berbagi kekhawatiran dengan Zanac untuk Kingdom. Zanac sedih karena kenyataannya tidak mungkin lagi bagi mereka untuk bekerja berdampingan satu sama lain, karena penggantian marquis di tangan semuanya sangat berbakat tetapi juga wildcard yang tidak terkendali.

Zanac berbalik menghadap Renner dengan sikap sok kuat, seolah-olah itu akan menghilangkan kesedihannya.


"Tetap saja, aku merasa sulit untuk mempercayai Empire sebenarnya akan mengimpor barang-barang dari Sorcerous Kingdom."

"... Yah itu cara yang membosankan untuk mengubah topik, bukannya aku keberatan ... hm, kenyataannya menjadi kerajaan bawahan seperti Empire tidaklah seburuh seperti yang dibayangkan kan?"


Barang-barang yang paling banyak diekspor dari Sorcerous Kingdom ke Empire dalam hal pendapatan yang mereka hasilkan adalah undead. Sepertinya mereka dibedakan berdasarkan kategori-kategori seperti pekerja kasar, pekerja militer, transportasi kargo, dan lain sebagainya.


“Oy oy, kita membicarakan tentang undead, ingat? Musuh mahluk hidup?"

“Tetapi mereka tidak membutuhkan makanan dan tidak merasakan lelah. Terus terang, mereka merupakan jenis pekerja terbaik yang bisa kau harapkan. Kakak benar tentang pemikiran mengimpor undead Sorcerous King ke kerajaan kita akan memiliki resiko karena pada dasarnya kita mengizinkan tentara kerajaan lain ke tanah kita sendiri. Tetapi di sisi lain, itu juga merupakan isyarat kepada Sorcerous Kingdom bahwa pengikutnya tidak memiliki apa pun untuk disembunyikan dari mereka. Mereka pada dasarnya menyerahkan ujung tali yang telah mereka tempatkan pada diri mereka sendiri pada Sorcerous Kingdom.”


Renner mengangkat kepalanya ke arah langit-langit.


“Dalam beberapa hal, ini adalah sikap mengagumkan yang bisa kita pelajari. Ini adalah cara terbaik untuk menunjukkan bahwa mereka dapat dengan mudah mengancam kita."

“Itu benar, jika atasan tidak bisa mempercayai bawahan mereka, pasti lebih meyakinkan menanamkan kekuatan pada yang lebih lemah dari mereka. Aku agak bisa memahami tindakan Empire jika aku melihatnya dari perspektif itu. Sepertinya E-Rantel dan Dwarf Kingdom di pegunungan Azerlisia telah memulai hubungan perdagangan. Mereka bertukar penambang undead dan bahan-bahan mentah biji-bijian dan peralatan pertanian berkualitas tinggi yang dibuat para dwarf.”


Ini sesuai dengan informasi yang mereka terima dari mata-mata mereka di E-Rantel, yang telah bertemu dengan beberapa dwarf.


“Pengangkutan kargo di dalam pegunungan Azerlisia dapat dengan mudah ditangani oleh undead. Tampaknya biaya pengiriman dan tenaga kerja pada dasarnya dapat diabaikan sedemikian rupa sehingga lebih murah bagi mereka untuk membeli dari para dwarf daripada dari kita.”

"Benar."

"-apakah kita mengabaikan rencana untuk membentuk aliansi dengan Council State?"

“Ah ya, itu sedang dalam proses, tapi situasinya tidak bagus. Meskipun Dragon Lord telah menyetujuinya, kita masih membutuhkan lebih banyak waktu untuk meyakinkan perwakilan ras lain. Meskipun jika ini gagal, prospek aliansi tidak akan sepenuhnya dikesampingkan, masih ada banyak hal yang harus di diskusikan.”


Itu hanya sebagian benar.

Aliansi anti-Sorcerous Kingdom terbentuk secepat siput, namun prosesnya tetap mulus. Mereka berada pada tahap mengandalkan kedermawanan dan solidaritas kerajaan-kerajaan lain yang harapannya mereka akan menandatangani pakta penguatan bersama di seluruh biaya, dengan kata lain, itu adalah hubungan yang tidak dapat diandalkan tanpa perjanjian tertulis. Sesuatu seperti itu tidak bisa diumumkan secara publik sebagai aliansi.

Ada terlalu banyak hal yang harus dilakukan untuk membentuk aliansi yang kuat, mereka akan membutuhkan setidaknya beberapa bulan untuk menyelesaikannya.


"Begitukah? ... Akan sangat bagus jika kita bisa membentuk aliansi militer sesegera mungkin. Nah, onii-sama, kapan kakak berencana untuk naik takhta? Aku merasa sudah waktunya bagimu untuk memenuhi janjimu.”


Janji yang dia tanyakan adalah tentang Renner yang akan bekerja bersama Zanac dengan imbalan sebuah tanah untuk hidup secara rahasia bersama Climb, serta izin untuk melakukannya.


"Tentang itu, tunggu sebentar. Tentunya kau sudah tahu bagaimana prosedur mengajukan proposal tidak resmi kan? Aku sudah berbicara dengan ayah kita dan kita telah memutuskan untuk menunggunya mengajukan kebijakan utama terakhirnya sebelum membuat keputusan selanjutnya."


Jika raja melakukan kesalahan fatal dalam mengelola kerajaan, dia akan memikul tanggung jawab dan turun tahta.

Jika dia tidak membuat kesalahan, dia hanya akan mengusulkan lebih banyak kebijakan yang dirancang untuk mengecewakan kaum bangsawan, memungkinkan membuat sang pangeran memberikan kesempatan untuk mengusulkan langkah-langkah yang meringankan untuk mengurangi ketidakpuasan mereka. Raja kemudian akan turun tahta dengan cara yang akan menguntungkannya dengan para bangsawan. Meskipun stigma negatif dapat ditinggalkan pada masa pemerintahan raja sebelumnya, manfaatnya bagi keluarga kerajaan jauh melebihi kerugiannya.


“Omong-omong, bagaimana kabar panti asuhannya? Apakah kau berencana memasak sesuatu untuk mereka lagi? Apakah kau memerlukan dukungan finansial?"

"Itu tidak perlu, uang sakuku cukup untuk menjalankannya."


Seharusnya ada sekitar 50 orang disana.

Panti asuhan itu merupakan panti asuhan yang sangat penting, mungkin yang terbesar di antara semua panti asuhan di Kingdom. Meskipun begitu, Renner tidak mencari dukungan eksternal dalam menjalankan operasi panti asuhan, yang didanai sepenuhnya melalui dompet pribadinya. Meskipun sebagai putri ketiga, uang sakunya tidak banyak, itu secara substansial meningkat setelah dua kakak perempuannya dinikahkan. Jelas bukan tidak mungkin baginya untuk mendanai panti asuhan sendiri, tetapi pengurangan besar-besaran jumlah pelayan yang melayaninya sangatlah efektif untuk tambahan biaya.

Ketika dia memikirkannya, saudara perempuannya sepertinya hanya memakai satu set pakaian itu saja.

Keluarga kerajaan seharusnya tidak pernah melakukan sesuatu yang akan membuat bangsawan memandang rendah mereka. Zanac merasa agak jengkel tetapi juga bangga bahwa Renner tahu cara membelanjakan dana dengan bijak.


"Hmm, apakah kau ingin aku membagi sedikit uang sakuku padamu? Bagaimanapun, panti asuhan merupakan prestasi yang mengesankan di mata warga.”

"Aku tidak bisa membiarkan itu."


Penolakannya tidak seperti biasanya.


“Jika ada anak-anak yang luar biasa di panti asuhan, aku bermaksud untuk membawa mereka bersamaku ke tanahku. Aku tidak akan membiarkanmu mengambil salah satu dari tenaga kerja prospektifku~"

" Aah, jadi itu rencanamu? ...... "

"Tepat, aku telah meminta Brain-san untuk membantu melatih mereka dalam ilmu pedang. Mereka juga harus segera mulai sekolah. Usahaku untuk mengasuh mereka baru saja dimulai.”

"Lalu bagaimana dengan anak-anak yang tidak begitu luar biasa?"

"Bahkan jika mereka hanya bisa melakukan perhitungan sederhana atau menulis, akan ada pekerjaan yang menunggu mereka di suatu tempat. Semuanya akan beres.”

"Jadi, kau tak apa-apa jika aku mengambil sisanya?"

“Jika kakak melakukan itu, itu akan membuatku sangat bahagia. Aku tidak perlu khawatir beberapa anak akan dibiarkan begitu saj— ”


Ucapan Renner terputus oleh suara seseorang yang mengetuk pintu dengan keras.


“-Apa, apa yang terjadi? Kenapa ribut sekali!”


Saat Zanac mengangkat suaranya, pintu tiba-tiba terbuka.


"Yang mulia! Keadaan darurat!"


Seorang bangsawan mengenakan setelan hakim yang sangat akrab untuknya berlari ke ruangan. Dia adalah salah satu pejabat yang bertanggung jawab dalam urusan internal. Digenggam erat di tangannya adalah sepotong perkamen.


"Apa yang terjadi!"


Zanac memandangi sebuah perkamen yang disajikan kepadanya dan ekspresi terkejut bisa terlihat di wajahnya. Seolah-olah dia tidak bisa memahami isinya. Tidak, itu lebih seperti dia tidak percaya.


"Apa yang terjadi?"


Zanac tidak memiliki kekuatan untuk menjawab, sebaliknya, dia hanya menyerahkan kertas perkamen kepada Renner dalam diam. Dan kemudian-


"Hah?"


Suara yang dia buat tidak seperti dirinya yang biasa, itu terdengar seperti dia benar-benar tercengang.

{Oh, lihat, dia mengekspos sisi manusianya lagi.} Zanac menyeringai seolah dia baru saja menyerah pada keputusasaannya.


Jika ada kalimat/kata/idiom yang salah di terjemah atau kurang enak dibaca, beritahu kami di kolom komentar, dilarang copas dalam bentuk apapun macam-macam kuhajar kau.

 

PREVIOUS | INDEX | NEXT

Baca doank, komen kaga !!!
Ampas sekali kalian ini


Peringatan: Novel ini versi bajakan !!! Author ngambek, auto delete!! Belilah Novel aslinya jika sudah tersedia!! 

87 comments:

  1. Wow albedo,zanac,renner tercengang semua pas terima laporan :-d

    ReplyDelete
  2. Yang baca tapi gak komen sama like itu keterlaluan, semangat min kau pahlawan kami

    ReplyDelete
  3. Owh tapi gw gak peduli

    ReplyDelete
  4. Semangat minn..lanjutkan hehe

    ReplyDelete
  5. Kemarin gw baca prolog part 4, tentang pembicaraan zanac dengan renner, sekarang kok berubah jadi tentang philips.. Apa gw yg ngelindur kali ya?.. Ok yg penting semangat minn

    ReplyDelete
  6. saking serunya jadi lupa komen kontol

    ReplyDelete
  7. Sans min ini juga ninggalin jejak👣👣👣

    ReplyDelete
  8. Di katain ampash anjir wkwk

    ReplyDelete
  9. siap min, tak tinggalin gigiku di sini 🦷

    ReplyDelete
  10. Baca doang komen kagak ampas kalian

    ReplyDelete
  11. asu. . mimin nya nge gas cok. .
    Semangat min TL nya. .

    ReplyDelete
  12. Wkwkwk Ke triger gara² tulisan admin

    ReplyDelete
  13. nitip komen biar rame, thanks min

    ReplyDelete
  14. Komen Oy Kasian Mimin Nya Sampe Harus Dumel wakuwakuwaku v:

    ReplyDelete
  15. Bajakan pun gak papa.. Daripada penasaran wkwk

    ReplyDelete
  16. Min tolong delete min sebelum terlambat tunggu pdf aja. Berasa beda baca translate versi bhs indo lmao

    ReplyDelete
  17. Baru tau dah ad translate nya, yg di nigel dah ga translate dia 😢

    ReplyDelete
  18. Ninggalin Jejak...
    Lanjuuuuuuuuuuuuuut......

    ReplyDelete
  19. kuyy..
    btw adminya barbar jg..😆😆😆

    ReplyDelete
  20. kuyy..
    btw adminya barbar jg..😆😆😆

    ReplyDelete
  21. Njir adminnya bar bar , btw thanks min

    ReplyDelete
  22. hahaha, mimin gacor, mantap

    ReplyDelete
  23. Semangat gan, terima kasih translate nya

    ReplyDelete
  24. komen doang baca kagak, ampas sekali kamu naak...

    ReplyDelete
  25. Aku ngak komen ah biar dikatain ampas ��

    ReplyDelete


EmoticonEmoticon